Dihantui Resesi Global Dampak Pandemi, IHSG Diprediksi Bakal Loyo

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan tengah melintas di depan layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Selasa, 21 Juli 2020. Pergerakan IHSG berakhir naik tajam 1,26 persen atau 63,6 poin ke level 5.114,71 pada perdagangan hari ini. TEMPO/Tony Hartawan

    Karyawan tengah melintas di depan layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Selasa, 21 Juli 2020. Pergerakan IHSG berakhir naik tajam 1,26 persen atau 63,6 poin ke level 5.114,71 pada perdagangan hari ini. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan akan mengalami koreksi pada pekan depan. Ia memprediksi, IHSG sepekan bakal bergerak dalam level resistance 5.278 dan support 4.914. Sementara, IHSG harian bergerak pada level resistance 5.162 dan support 4.985.

    "Kalau kita melihat laju kasus Covid-19 baik di AS maupun di Indonesia kemudian ancaman resesi global. Kemudian harga emas yang terus naik, menyebabkan kita berpikir IHSG akan terkoreksi," ujar Hans kepada Tempo, Ahad, 2 Agustus 2020.

    Beberapa sentimen lain yang mempengaruhi pasar sepekan ke depan, kata Hans, antara lain adalah pertumbuhan ekonomi Uni Eropa dan Amerika Serikat yang terkontraksi akibat dampak pandemi Covid-19. "Kami perhatikan pasar sedikit khawatir," ujarnya.

    Di sisi lain, Hans menilai bahwa pasar juga sudah mulai mencerna isu laporan korporasi yang terbit. Ia mengatakan, ada beberapa perusahaan yang membukukan laba cukup baik di negeri Abang Sam sehingga, pasar tidak terlalu tertekan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kamala Harris, Senator yang Dikecam Donald Trump, Jadi Pilihan Joe Biden

    Calon Presiden AS Joe Biden memilih Senator California Kamala Harris sebagai calon wakilnya. Pilihan Biden itu mengejutkan Donald Trump.