Libur Idul Adha, Jasa Marga Siap Lakukan Rekayasa di Tol Jakarta-Cikampek

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto kolase jalan tol layang Jakarta-Cikampek saat pengoperasian perdana (kiri) dan suasana saat penutupan (kanan) akibat penyebaran virus Corona, di Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin, 4 April 2020.  ANTARA/Fakhri Hermansyah

    Foto kolase jalan tol layang Jakarta-Cikampek saat pengoperasian perdana (kiri) dan suasana saat penutupan (kanan) akibat penyebaran virus Corona, di Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin, 4 April 2020. ANTARA/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Arus lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek meningkat menyusul perjalanan mudik pada libur Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah yang jatuh pada Jumat lalu, 31 Juli 2020.

    "Ada peningkatan jumlah kendaraan sejak H-1 hingga hari H Idul Adha," kata Dwimawan Heru, Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero), dalam siaran pers yang dikutip Antara pada Sabtu, 1 Agustus 2020, di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

    PT Jasa Marga menyatakan siap mengantisipasi kemungkinan melonjaknya kendaraan pada arus balik Hari Raya Idul Adha. Petugas siap melakukan rekayasa lalu lintas. 

    Ia menyampaikan, total kendaraan yang meninggalkan Jakarta melintasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek sejak H-1 hingga hari H Idul Adha mencapai 183.204 unit kendaraan.

    "Peningkatannya sekitar 48 persen."

    Kendaraan dari Jakarta dan sekitarnya yang melintasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek menuju Tol Cipali (Cikampek-Palimanan) mencapai 97.541 kendaraan.

    Adapun kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol Kalihurip Utama menuju Jalan Tol Cipularang berjumlah 85.663 kendaraan. Jika ditotal, jumlah kendaraan dari Jakarta yang melintasi jalan Tol Jakarta-Cikampek sebanyak 183.204 kendaraan.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Inpres Jokowi Mencampur Militer dengan Sipil dalam Penerapan Protokol Kesehatan

    Melalui Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Jokowi menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk membantu penerapan protokol kesehatan menghadapi Covid-19.