Bali Buka Pariwisata Kembali, Begini Penerapan Protokol Kesehatan di Nusa Dua

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para tamu The Mulia Nusa Dua Bali menerapkan physical distancing. Foto: The Mulia Nusa Dua

    Para tamu The Mulia Nusa Dua Bali menerapkan physical distancing. Foto: The Mulia Nusa Dua

    TEMPO.CO, Badung - Managing Director The Nusa Dua, I Gusti Ngurah Ardita menyatakan pihaknya menerapkan protokol kesehatan yang ketat seiring pembukaan kembali pariwisata di Bali untuk wisatawan domestik. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

    "Kami akan memastikan wisatawan menggunakan masker selama beraktivitas dalam kawasan, selalu mencuci tangan dengan teratur dan melakukan physical distancing," ujar Ngurah Ardita di Badung, Jumat, 31 Juli 2020.

    Destinasi pariwisata The Nusa Dua di Kabupaten Badung, Bali dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC. Penerapan protokol kesehatan di kawasan tersebut dimulai dari pemeriksaan pintu gerbang utama kawasan dengan melakukan pemeriksaan kendaraan dan pengunjung, pemeriksaan identitas diri dan reservasi tempat yang akan dituju.

    ITDC juga menjamin kebersihan lingkungan di The Nusa Dua dan melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin dan terjadwal sebanyak dua kali sehari untuk memastikan tingkat higiene kawasan.

    "Sebagai pengelola kawasan, kami juga telah menambah fasilitas penunjang pelaksanaan protokol kesehatan berupa tempat cuci tangan sebanyak lima lokasi, signage physical distancing sebanyak 14 titik dan toilet," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proses Pembuatan Vaksin Virus Corona Dibanding Klaim Obat Hadi Pranoto

    Hadi Pranoto mengklaim obat herbal Antibodi Covid-19 berbeda dengan vaksin virus corona. Proses pembuatan vaksin memakan waktu setidaknya 12 bulan.