Edhy Prabowo Targetkan Kawasan Konservasi Laut 32,5 Juta Hektare hingga 2030

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (tengah) didampingi Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji (kanan) dan Plt Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Nilanto Perbowo (kiri) memaparkan kronologis penangkapan kapal pencuri ikan berbendera Vietnam saat jumpa pers di Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak di Sungai Rengas, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis , 9 Januari 2020. ANTARA

    Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (tengah) didampingi Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji (kanan) dan Plt Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Nilanto Perbowo (kiri) memaparkan kronologis penangkapan kapal pencuri ikan berbendera Vietnam saat jumpa pers di Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak di Sungai Rengas, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis , 9 Januari 2020. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengejar target konservasi laut seluas 32,5 juta hektare atau 10 persen dari total kawasan perairan hingga 2030. Saat ini, luas kawasan laut yang telah dikonservasi baru mencakup 23,34 juta hektare atau 7,83 persen.

    “Program pelestarian dan pengelolaan terumbu karang bagian program priortias kementerian dan lembaga. Dalam kerangka pembangunan nasional, kelautan punya potensi besar untuk pertumbuhan ekonomi,” tutur Edhy di kantor Bappenas, Kamis, 30 Juli 2020.

    Edhy menyatakan Indonesia mendominasi kawasan coral triangle area atau segitiga terumbu karang yang disebut-sebut memiliki potensi serupa dengan hutan amazon. Untuk mencapai konservasi laut melalui terumbu karang, pemerintah telah menggalakkan program coremap coral triangle initiative (CTI) sejak 2019 yang melibatkan beberapa negara seperti Filipina, Timor Leste, hingga Kepulauan Solomon.

    Adapun program CTI ini, tutur Edhy, menjadi titik simpul penting untuk pelestarian rantai biota laut. “Kalau terumbu rusak, ini akan mengganggu biota laut dan berpotensi menuju kepunahan,” tuturnya.

    Mengutip pernyataan dari Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-bangsa atau United Nations Environment Programme (UNEP), Edhy mengatakan terumbu karang Indonesia memiliki nilai ekonomi mencapai US$ 37 miliar seandainya dikelola dan dilestarikan secara tepat. Nilai ekonomi ini dihitung hingga 2030. Sedangkan nilai ekonomi tiap tahun bisa mencapai US$ 2,6 miliar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kamala Harris, Senator yang Dikecam Donald Trump, Jadi Pilihan Joe Biden

    Calon Presiden AS Joe Biden memilih Senator California Kamala Harris sebagai calon wakilnya. Pilihan Biden itu mengejutkan Donald Trump.