Pendapatan Indosat Ooredoo Meningkat 9,4 Persen pada Semester I 2020

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama Indosat Ooredoo, Ahmad Abdulaziz A Al-Neama. Budi.Wid/Indosat Ooredoo

    Direktur Utama Indosat Ooredoo, Ahmad Abdulaziz A Al-Neama. Budi.Wid/Indosat Ooredoo

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan telekomunikasi Indosat Ooredoo mencatat kinerja positif dalam semester I 2020 di tengah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia belum berakhir.

    “Hasil hari ini menunjukkan bahwa perusahaan telah mempertahankan momentum pertumbuhan dan memberikan kinerja yang solid untuk semester pertama tahun 2020. Meskipun ada rintangan yang disebabkan pandemi Covid-19, kami tetap berada di jalur yang tepat dengan strategi 3 tahun dan terus berharap mempertahankan tren pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan di triwulan mendatang," kata President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Abdulaziz A. A. Al-Neama dalam siaran pers di Jakarta, Rabu, 29 Juli 2020.

    Menurut dia, total pendapatan meningkat 9,4 persen menjadi Rp 13,5 triliun, pendapatan seluler meningkat 11,8 persen menjadi Rp 11,1 triliun, EBITDA mencapai Rp 4,4 triliun atau meningkat 22,5 persen dan EBITDA margin tercatat sebesar 40,4 persen meningkat 4,3 persen dibanding tahun lalu.

    Pelanggan seluler mencapai 57,2 juta pada akhir Juni 2020, meningkat 0,9 persen dibanding tahun lalu. Rata-rata pendapatan bulanan per pelanggan (ARPU) meningkat menjadi Rp 31,4 ribu dari sebelumnya Rp 27,9 ribu pada semester I 2019. Trafik data tumbuh sebesar 61 persen dibanding tahun lalu.

    Selama masa menantang ini, perusahaan menyadari tanggung jawab membantu masyarakat tetap terhubung dan perusahaan telah mempercepat penyedian jaringan untuk memastikan ketersediaan dan keandalan jaringan. Pada waktu yang bersamaan, perusahaan tetap mengutamakan kesehatan dan keamanan karyawan serta telah menerapkan cara kerja virtual semaksimal mungkin.

    "Pergeseran ke gaya hidup online ini sepertinya akan berlangsung lama, dan Indosat Ooredoo tetap berkomitmen penuh mendukung agenda digital Indonesia, yang kami harapkan akan menjadi pendorong vital bagi pertumbuhan ekonomi negara di tengah pandemi," katanya.

    Indosat Ooredoo merupakan salah satu perusahaan pertama di Indonesia yang secara proaktif menerapkan kebijakan bekerja dari rumah bagi karyawannya. Langkah-langkah yang memadai untuk kesehatan dan keselamatan karyawan telah diambil serta rencana kelangsungan bisnis yang komprehensif dan kuat telah dilaksanakan.

    Perusahaan telah mengambil beberapa langkah progresif untuk mendukung inisiatif pemerintah agar tetap di rumah dan juga memastikan kesiapan jaringan untuk memastikan masyarakat tetap terhubung di masa menantang ini.

    Bagi pelanggan, Indosat Ooredoo menginisiasi beberapa program seperti pengiriman kartu perdana secara online dan gratis, paket data gratis bagi pelajar, kesiapan call center, dan banyak lagi untuk memudahkan kebutuhan sehari-hari.

    Sementara bagi masyarakat, perusahaan juga mengambil peran besar dengan memberikan bantuan dalam bentuk makanan pokok, peralatan medis, dan dukungan kepada garda terdepan penanggulangan pandemi Covid-19.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.