Marak Penipuan, Pegadaian Tegaskan Tak Lakukan Lelang Online

Nasabah melakukan physical distancing saat mengantre pelayanan di Kantor Pegadaian Pusat, Jakarta, Senin, 20 April 2020. Berdasarkan data, pinjaman naik 16,55 persen secara tahunan (yoy) dari Rp 29 triliun menjadi Rp 33,8 triliun. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - PT Pegadaian (Persero) mengungkapkan lelang barang secara daring yang mengatasnamakan perseroan adalah penipuan. Karena Pegadaian hanya melalukan lelang secara konvensional di kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Sampai saat ini belum menggunakan lelang berbasis online. Sehingga lelang ini masih dilakukan oleh masing-masing cabang maka semua masih offline," kata Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian, Harianto Widodo melalui paparan virtual Pegadaian, Rabu, 29 Juli 2020.

Harianto mengatakan, masih banyak masyarakat yang tertipu dengan  lelang online yang mengatasnamakan Pegadaian. Jadi apabila ada akun sosial media yang melakukan lelang dan mengaku dari Pegadaian itu merupakan penipuan.

Tak sampai di sini, Pegadaian pun kerap berkomunikasi dengan dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk melakukan pemblokiran akun media sosial penipu tersebut. Namun upaya tersebut membutuhkan waktu guna memblokirnya.

Dia pun meminta masyarakat tetap waspada kepada penawaran tersebut. Pesan-pesan singkat yang masuk ke handphone masing-masing pun jangan langsung percaya. Barang-barang yang dilelang online beragam mulai dari emas hingga laptop.

Oleh karenanya, dia tak bosan untuk memberitahu kepada masyarakat bahwa lelang yang dilakukan Pegadaian tak dilakukan secara virtual.

"Kami ulangi lagi bahwa pegadaian sampai saat ini belum menggunakan lelang berbasis online," ucapnya.






Jangan Tertipu Lowongan Kerja Palsu, Kenali Cirinya

2 hari lalu

Jangan Tertipu Lowongan Kerja Palsu, Kenali Cirinya

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan agar terhindar dari lowongan kerja palsu sehingga dapat menjadi pelamar kerja yang cermat.


Turun Rp 2.000, Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Rp 977 Ribu

2 hari lalu

Turun Rp 2.000, Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Rp 977 Ribu

Harga emas Antam hari ini, terpantau turun dibandingkan dengan harga kemarin.


OJK Berikan Catatan Ini ke Paylater Agar Kasus Penipuan Mahasiswa IPB Tak Terulang

2 hari lalu

OJK Berikan Catatan Ini ke Paylater Agar Kasus Penipuan Mahasiswa IPB Tak Terulang

OJK) meminta kepada perusahaan pembiayaan dengan metode Buy Now Pay Later (BNPL) melakukan berbagai tindakan perbaikan segera.


Laporkan Wiraswastawan Boyolali, Pengusaha Produk Kecantikan Depok Sebut Penipuan

3 hari lalu

Laporkan Wiraswastawan Boyolali, Pengusaha Produk Kecantikan Depok Sebut Penipuan

Pengusaha asal Depok yang melaporkan ke polisi wiraswastawan dari Boyolali dengan tuduhan penipuan dan penggelapan angkat bicara.


Ghana Beli Minyak Pakai Emas, Bukan Lagi Dolar AS

6 hari lalu

Ghana Beli Minyak Pakai Emas, Bukan Lagi Dolar AS

Ghana tak lagi membeli minyak menggunakan dolar AS, melainkan emas.


Konstruksi Utama Selesai, Pegadaian akan Punya Tower Baru

7 hari lalu

Konstruksi Utama Selesai, Pegadaian akan Punya Tower Baru

PT Pegadaian dan PT PP (Persero) Tbk. menggelar acara Topping Off Pegadaian Tower


Pecatan Polisi Ditangkap usai Tipu Wanita di Tangerang

8 hari lalu

Pecatan Polisi Ditangkap usai Tipu Wanita di Tangerang

Tersangka diketahui merupakan pecatan polisi karena desersi atau meninggalkan dinas di Polda Sumatera Selatan


Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Tertarik Investasi di Toko Online

10 hari lalu

Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Tertarik Investasi di Toko Online

Pelaku penipuan menawari para mahasiswa IPB investasi di toko onlinenya. Diminta mengutang di pinjaman online.


Kasus Medina Zein, Uya Kuya Serahkan Bukti Kunci ke Polda Metro Jaya

10 hari lalu

Kasus Medina Zein, Uya Kuya Serahkan Bukti Kunci ke Polda Metro Jaya

Uya Kuya mengklaim punya bukti kunci dalam kasus penipuan yang diduga dilakukan Medina Zein.


Polisi Telusuri Kemungkinan Pelaku Lain di Kasus Mahasiwa IPB Terjerat Pinjol

12 hari lalu

Polisi Telusuri Kemungkinan Pelaku Lain di Kasus Mahasiwa IPB Terjerat Pinjol

Polres Bogor Kota menyelidiki kemungkinan adanya keterlibatan perusahaan pinjaman online (pinjol) dalam kasus penipuan ini