Sri Mulyani Targetkan Pertumbuhan Ekonomi RI Dekati 5,5 Persen pada 2021

Reporter

Sri Mulyani, Menteri Keuangan Republik Indonesia dalam Kabinet Kerja Jokowi Jilid I tahun 2015-2019 dan Jilid II periode 2019-2024. (Instagram@smindrawati)

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi di atas pertumbuhan ekonomi global pada 2021. Pertumbuhan ekonomi Tanah Air bakal digenjot di kisaran 5-5,5 persen.

"Yang dibahas dengan DPR adalah 4-5,5 persen, kami akan mencoba mengupayakan mendekati 5,5 persen. Jadi 5-5,5 persen," ujar dia dalam konferensi video, Selasa, 28 Juli 2020.

Sri Mulyani mengatakan pertumbuhan ekonomi negara berkembang sangat bergantung kepada ekonomi dunia, khususnya perekonomian negara maju. Sebab, biasanya negara berkembang perekonomiannya didukung ekspor dan arus modal.

Menilik perkembangan pada triwulan II 2020, Sri Mulyani mengatakan beberapa negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Prancis, mengalami kontraksi ekonomi cukup dalam. Mereka diperkirakan bisa tumbuh pada kisaran 3-4 persen pada tahun depan lantaran basis pada tahun ini cukup rendah.

"Kalau pertumbuhan ekonomi dunia 3-4 persen atau optimistis 5 persen, agar Indonesia bisa di atas perekonomian dunia ya kita harus bisa tumbuh di atas 5 persen seperti itu," ujar Sri Mulyani. 

Kendati demikian, dia mengatakan pencapaian pertumbuhan ekonomi tahun depan masih dihantui ketidakpastian dengan perkembangan Covid-19.

Dia mengatakan pemulihan ekonomi Tanah Air pada tahun ini sangat bergantung kepada penanganan Covid-19, khususnya pada paruh kedua 2020.  Kalau penanganannya efektif, dan berjalan seiring dengan pembukaan aktivitas ekonomi, kata dia, maka kondisi ekonomi bisa pulih pada kuartal III dengan pertumbuhan positif 0,4 persen dan pada kuartal IV akan akselerasi ke 3 persen.

"Kalau itu terjadi, maka pertumbuhan ekonomi kita secara keseluruhan tahun 2020 akan bisa tetap di zona positif," ujar dia. Upaya pemulihan ini menjadi amanat dari Presiden Joko Widodo kepada semua menteri dan pemerintah daerah.

Presiden, kata dia, menekankan kepada semua menteri dan pemerintah daerah agar Indonesia tetap berada pada skenario di mana pemulihan ekonomi tetap bisa berjalan pada zona positif.

Pada skema ini, pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada triwulan III berada di kisaran 0-0,4 persen dan triwulan IV bisa lebih tinggi antara 2-3 persen. "Sehingga total perekonomian kita masih bisa tumbuh positif di atas nol persen untuk  tahun 2020 ini," kata Sri Mulyani.

Pemulihan ekonomi Tanah Air menjadi salah satu faktor yang menyumbang ketidakpastian dalam merancang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2021. Sri Mulyani mengatakan ketidakpastian tersebut menyebabkan pemerintah harus menyesuaikan RAPBN, antara lain dengan memperlebar defisit dari yang sudah disepakati bersama Dewan Perwakilan Rakyat sebelumnya, menjadi 5,2 persen.

CAESAR AKBAR






Politikus PDIP Sebut Jokowi Terpaksa Hadiri Acara Nusantara Bersatu

3 jam lalu

Politikus PDIP Sebut Jokowi Terpaksa Hadiri Acara Nusantara Bersatu

Politikus PDIP Deddy Sitorus menilai Presiden Jokowi dijebak untuk hadir pada acara Nusantara Bersatu di Stadion GBK Sabtu kemarin.


Jokowi ke Relawan: Jangan Pilih Pemimpin yang Hanya Senang di Istana

1 hari lalu

Jokowi ke Relawan: Jangan Pilih Pemimpin yang Hanya Senang di Istana

Jokowi meminta para relawan memilih pemimpin yang senang turun ke bawah dan merasakan penderitaan rakyat pada Pilpres 2024.


Terpopuler Bisnis: Cara Cek BLT BBM Cair Bulan Depan, Sri Mulyani Heran Data Pajak Tak Seperti Kabar PHK

1 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Cara Cek BLT BBM Cair Bulan Depan, Sri Mulyani Heran Data Pajak Tak Seperti Kabar PHK

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Jumat kemarin 25 November dimulai dari BLT BBM akan cair lagi di bulan depan.


Staf Presiden Pastikan Jokowi Hadiri Pertemuan Relawan di GBK Besok

2 hari lalu

Staf Presiden Pastikan Jokowi Hadiri Pertemuan Relawan di GBK Besok

Aminuddin menyebut kemungkinan relawan Jokowi yang hadir memadati GBK mencapai 150 ribu orang.


Bulan Depan Panglima TNI Andika Perkasa Pensiun, Berikut Batas Umur Pensiun TNI dan Gajinya

2 hari lalu

Bulan Depan Panglima TNI Andika Perkasa Pensiun, Berikut Batas Umur Pensiun TNI dan Gajinya

Panglima TNI Andika Perkasa bulan depan pensiun. Berapakah batas usia pensiun prajurit TNI, dan berapa besaran gajinya?


Acara Kumpul Relawan Jokowi di GBK Diklaim Bakal Dihadiri 150 Ribu Orang

2 hari lalu

Acara Kumpul Relawan Jokowi di GBK Diklaim Bakal Dihadiri 150 Ribu Orang

Acara relawan Jokowi akan dimulai sejak pukul 6.30 WIB hingga 10.30 WIB. Panitia minta maaf bila ada warga yang terganggu.


Staf Khusus Presiden Jokowi Jadi Ketua Panitia Pertemuan Relawan di GBK Besok

2 hari lalu

Staf Khusus Presiden Jokowi Jadi Ketua Panitia Pertemuan Relawan di GBK Besok

Acara pertemuan ini diklaim bakal dihadiri ratusan ribu relawan Jokowi.


BLT BBM Bakal Cair Lagi Desember, Berikut Cara Cek Penerima dan Penyalurannya

2 hari lalu

BLT BBM Bakal Cair Lagi Desember, Berikut Cara Cek Penerima dan Penyalurannya

BLT BBM merupakan subsidi untuk masyarakat yang diberikan setelah pemerintah mengerek harga Pertalite dan Solar.


APBN Defisit Rp 169,5 Triliun, Sri Mulyani Yakin Akhir Tahun Lebih Baik

2 hari lalu

APBN Defisit Rp 169,5 Triliun, Sri Mulyani Yakin Akhir Tahun Lebih Baik

Sri Mulyani menuturkan defisit APBN akan terjadi sampai akhir tahun, namun angkanya membaik dan masih sesuai dengan target dalam Perpres.


Terpopuler Bisnis: Sri Mulyani Kaji Pemberian Bantuan Cegah PHK, Dana Pemda Nganggur Rp 278 T

2 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Sri Mulyani Kaji Pemberian Bantuan Cegah PHK, Dana Pemda Nganggur Rp 278 T

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Kamis, 24 November 2022, dimulai dari Sri Mulyani mempertimbangkan pemberian bantuan PHK.