Penanganan Dampak Covid-19, Luhut Ingin RI Tiru Jerman, Taiwan, dan Rusia

Reporter

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan seusai menggelar rapat bersama Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan dan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi di kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu petang, 13 Maret 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta semua pihak meniru Jerman, Taiwan, dan Rusia dalam hal memulihkan negara dari dampak Covid-19.

Luhut mengatakan tiga negara tersebut bisa cepat pulih dari dampak pagebluk lantaran melakukan sinergi yang sangat terpadu. "Negara-negara seperti Jerman, Taiwan dan Rusia dikategorikan sebagai negara yang paling cepat bisa pulih dari keadaan ini. Oleh karena itu, saya berharap agar kita kompak," ujar dia dalam keterangan tertulis, Senin, 27 Juli 2020.

Ia pun berharap Indonesia bisa padu seperti halnya tiga negara tersebut. Dia mengatakan Tanah Air harus terintegrasi untuk bangkit dari permasalahan ini. "Kita padu, terintegrasi menyelesaikan masalah ini dan tidak boleh ada salah-menyalahkan," kata Luhut.

Kalau ada kekurangan dari satu tempat atau lini, ujar dia, semua pihak harus harus saling memperbaiki. "Tidak dalam suasana untuk merasa siapa yang paling baik dalam konteks ini."

Luhut mengatakan saat ini pemerintah telah memiliki program dukungan pembiayaan untuk Pemerintah Daerah (Pemda) dan penempatan dana pemerintah di Bank Pembangunan Daerah (BPD) adalah wujud komitmen dari Pemerintah Pusat dalam mendorong pemulihan kondisi perekonomian yang terdampak pandemi Covid-19. 

“Covid-19 ini berdampak signifikan terhadap penurunan Pendapatan Asli Daerah sehingga mengganggu keuangan dan rencana belanja daerah. Oleh karena itu, Pemerintah Pusat memberikan fasilitas pinjaman daerah untuk membantu hal tersebut,” kata dia.

Luhut menyebutkan bahwa total anggaran yang disalurkan oleh Pemerintah Pusat sebanyak 15 triliun rupiah. Selain fasilitas pinjaman daerah, Pemerintah Pusat akan melakukan penempatan dana di  tujuh Bank Pembangunan Daerah (BPD) senilai 11,5 triliun rupiah.

"Dan sekarang terlihat berjalan dengan baik dan seterusnya ke bawah. Dengan adanya penempatan dana di BPD ini, diharapkan penyaluran kredit BPD tersebut dapat lebih banyak, sehingga membantu mempercepat pemulihan ekonomi di daerah,” ujarnya.

Melalui kesempatan ini, Luhut menjelaskan rencana Pemerintah Pusat yang dalam minggu ini akan meluncurkan program penjaminan pinjaman untuk sektor korporasi Non-UMKM dan Non-BUMN. 

Ia berharap dengan program ini dapat membuat Indonesia lebih bagus dan tidak terperosok lebih jauh daripada keadaan sekarang ini.  “Saya yakin itu bisa kita lakukan, karena dari waktu ke waktu teamwork kita semakin baik,” katanya.

CAESAR AKBAR






Paket Mata Binatang yang Dikirim ke Kedutaan Ukraina Berasal dari Jerman

51 menit lalu

Paket Mata Binatang yang Dikirim ke Kedutaan Ukraina Berasal dari Jerman

Serangkaian paket berisi mata binatang yang dikirim ke sejumlah kedutaan Ukraina di belasan negara berasal dari dealer mobil Tesla di Jerman.


Zelensky Dinobatkan sebagai Person of the Year 2022 Versi Majalah Time

4 jam lalu

Zelensky Dinobatkan sebagai Person of the Year 2022 Versi Majalah Time

Presiden Volodymyr Zelensky dan "semangat Ukraina" dinobatkan sebagai Person of the Year 2022 versi majalah Time.


Kelompok Ekstremis Sayap Kanan akan Kudeta, Jerman Tangkap 25 Orang

16 jam lalu

Kelompok Ekstremis Sayap Kanan akan Kudeta, Jerman Tangkap 25 Orang

Tentara, hakim hingga mantan anggota Kerajaan Jerman turut ditangkap atas tuduhan akan melakukan kudeta


Ada 3 Serangan Drone ke Rusia, Menhan Ukraina: Ada yang Merokok Sembarangan

19 jam lalu

Ada 3 Serangan Drone ke Rusia, Menhan Ukraina: Ada yang Merokok Sembarangan

Menhan Ukraina bercanda tentang serangan drone ke 3 pangkalan Rusia dengan mengatakan orang Rusia biasa merokok di tempat dilarang merokok.


Polandia Tempatkan Rudal Patriot Pemberian Jerman di Perbatasan dengan Ukraina

20 jam lalu

Polandia Tempatkan Rudal Patriot Pemberian Jerman di Perbatasan dengan Ukraina

Menteri Pertahanan Polandia Mariusz Blaszczak mengatakan hal ini dilakukan setelah Jerman menolak untuk memberikan rudal Patriot ke Ukraina


AS Diam-diam Modifikasi Roket HIMARS, Cegah Ukraina Serang Rusia

21 jam lalu

AS Diam-diam Modifikasi Roket HIMARS, Cegah Ukraina Serang Rusia

Amerika Serikat telah memodifikasi roket HIMARS yang dikirimkan ke Ukraina agar tak menyerang Rusia.


Di DK PBB, Amerika Serikat dan Rusia Saling Tuding Ogah Dialog soal Ukraina

22 jam lalu

Di DK PBB, Amerika Serikat dan Rusia Saling Tuding Ogah Dialog soal Ukraina

Amerika Serikat dan Rusia saling menuduh tidak tertarik pada dialog damai Ukraina saat di forum PBB.


Forum Negara Pulau dan Kepulauan, Luhut: Kita Harus Menentukan Nasib Sendiri

23 jam lalu

Forum Negara Pulau dan Kepulauan, Luhut: Kita Harus Menentukan Nasib Sendiri

Luhut Binsar Pandjaitan, mengajak negara-negara pulau dan kepulauan menentukan nasib sendiri dalam menghadapi tantangan global.


Kecelakaan Maut Porsche, Ini Tips Aman Menyalip Truk di Jalan Tol

1 hari lalu

Kecelakaan Maut Porsche, Ini Tips Aman Menyalip Truk di Jalan Tol

Sebelum menyalip truk dan mobil lain di jalan tol, pengemudi mobil harus mengamati kondisi sekitarnya. Jangan menyalip dari jalur kiri.


Ukraina Serang Balik Rusia, Drone Gempur Pangkalan Militer untuk Ketiga Kalinya

1 hari lalu

Ukraina Serang Balik Rusia, Drone Gempur Pangkalan Militer untuk Ketiga Kalinya

Ukraina melancarkan serangan balik dengan berhasil menembus ratusan kilometer wilayah pertahanan Rusia.