Pemerintah Siapkan Keringanan Biaya Listrik untuk Sektor Sosial hingga Industri

Reporter

ilustrasi listrik di rumah (pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah bakal memberi relaksasi abodemen atau keringanan pembayaran listrik minimum bagi pengguna dari sektor sosial, industri, dan bisnis.

"Sudah disetujui untuk pemberian subsidi listrik, selain untuk kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang diperpanjang hingga Desember, juga relaksasi daripada abodemen ataupun biaya listrik," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi video, Senin, 27 Juli 2020.

Airlangga mengatakan keringanan tersebut adalah aspirasi dari para pelaku industri dan pariwisata kepada pemerintah. "Mereka meminta keringanan pembayaran minimum listrik."

Berdasarkan catatannya, Airlangga berujar jumlah pelanggan listrik di bidang sosial ada 112.223 pelanggan, sektor bisnis 330.653 pelanggan, dan industri 28.886 pelanggan. Apabila dihitung menggunakan tarif minimum listrik PLN, maka untuk Juli sampai Desember, pelanggan sektor sosial diperkirakan perlu membayar Rp 521,7 miliar, sektor bisnis Rp 2,37 triliun, dan sektor Industri Rp 2,7 triliun.

Sehingga, total yang seharusnya mereka bayarkan mulai Juli sampai Desember adalah Rp 5,6 triliun. Namun, apabila mereka bayar sesuai penggunaan, kata Airlangga, total yang harus dibayarkan adalah Rp 2,6 triliun.

"Subsidi  pemerintah adalah sebesar Rp 3 triliun yang terdiri dari Rp 285,9 miliar untuk pengguna listrik sosial, Rp 1,3 triliun untuk pengguna bisnis, dan Rp 1,4 triliun untuk indistri. Jadi ini sudah diberikan, segera PMK (Peraturan Menteri Keuangannya) disiapkan," kata Airlangga. 

Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin mengatakan keringanan abodemen listrik untuk seluruh industri adalah salah satu arahan dari Presiden Joko Widodo. Ia mengatakan program tersebut telah dipersiapkan oleh timnya bersama dengan Kementerian Keuangan. Ia berharap kebijakan tersebut bisa segera diselesaikan.

CAESAR AKBAR






Kemenkes Buka Lowongan Kerja 24 Posisi DTO, Begini Cara Daftar dan Kriterianya

5 menit lalu

Kemenkes Buka Lowongan Kerja 24 Posisi DTO, Begini Cara Daftar dan Kriterianya

Kementerian Kesehatan membuka lowongan kerja untuk Digital Transformation Office (DTO).


Sebut Industri Gaming Berpotensi Besar, Bukalapak Buka Kemungkinan Kembali Gelar Itemku Gamecon

6 jam lalu

Sebut Industri Gaming Berpotensi Besar, Bukalapak Buka Kemungkinan Kembali Gelar Itemku Gamecon

Bukalapak melihat industri gaming memiliki potensi besar terhadap pertumbuhan ekonomi digital Indonesia


Konsumsi Listrik RI 1.169 kWh per Kapita, ESDM: Tertinggal Dibanding Negara Tetangga

21 jam lalu

Konsumsi Listrik RI 1.169 kWh per Kapita, ESDM: Tertinggal Dibanding Negara Tetangga

Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Ida Nuryatin Finahari menilai konsumsi listrik di Indonesia masih tertinggal dari negara-negara tetangga.


BIMP-EAGA 2022, Gali Potensi Tangkap Peluang di Kota Khatulistiwa

1 hari lalu

BIMP-EAGA 2022, Gali Potensi Tangkap Peluang di Kota Khatulistiwa

Keberadaan pelabuhan terminal Kijing akan menghidupkan pergerakan ekonomi dari sisi barat Kalimantan dan di sekitar wilayahnya.


PUPR dan Pemerintah Finlandia Bahas Proyek Pengelolaan Air Limbah dan Kota Pintar IKN

1 hari lalu

PUPR dan Pemerintah Finlandia Bahas Proyek Pengelolaan Air Limbah dan Kota Pintar IKN

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menemui Wakil Menteri Luar Negeri Bidang Perdagangan Internasional Kementerian Luar Negeri Finlandia, Nina Vaskunlahti


Kemenperin: Industri Pulp Nasional Peringkat Kedelapan Dunia, Industri Kertas Peringkat Keenam

1 hari lalu

Kemenperin: Industri Pulp Nasional Peringkat Kedelapan Dunia, Industri Kertas Peringkat Keenam

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebut industri pulp dan kertas kian menggeliat.


PLN: Konsumsi Listrik di Indonesia Rendah, di Bawah Rata-rata Asia Tenggara

1 hari lalu

PLN: Konsumsi Listrik di Indonesia Rendah, di Bawah Rata-rata Asia Tenggara

EVP Niaga dan Pemasaran PT PLN (Persero), Muhammad Munif Budiman menilai konsumsi konsumsi energi listrik Indonesia masih rendah dibandingkan negara-negara tetangga.


Airlangga Sebut Investasi Hulu Migas Harus Tetap Berjalan di Tengah Transisi Energi

2 hari lalu

Airlangga Sebut Investasi Hulu Migas Harus Tetap Berjalan di Tengah Transisi Energi

Airlangga melihat perlu kebijakan untuk mendorong minat investasi. Apalagi, peningkatan produksi migas di dalam negeri merupakan cita-cita bersama.


Galang Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur, SKK Migas: Kami Libatkan Industri Hulu

3 hari lalu

Galang Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur, SKK Migas: Kami Libatkan Industri Hulu

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan industri migas berduka atas terjadi musibah gempa Cianjur.


Menko Airlangga Dukung PLN Tingkatkan Realisasi TKDN

3 hari lalu

Menko Airlangga Dukung PLN Tingkatkan Realisasi TKDN

TKDN PLN hingga Oktober 2022 sudah mencapai 46,95 persen.