Ridwan Kamil: Jawa Barat Dapat Rp 10 Triliun untuk Pemulihan Ekonomi

Reporter

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (23/7/20). (Foto: Yogi P/Humas Jabar)

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Jawa Barat memperoleh bantuan dana pemulihan ekonomi dari Kementerian Keuangan RI di masa pandemi Covid-19 senilai Rp 10 triliun.

"Dana bantuan Rp 10 triliun yang akan disiapkan untuk Jawa barat. Yang pertama Rp 4 triliun adalah pinjaman daerah untuk recovery ekonomi dengan bunga nol persen," kata Ridwan saat menjadi pembicara utama dalam Webinar bertajuk "Siasat Recovery BUMD Jawa Barat di Era AKB"   yang diadakan oleh PWI Jawa Barat Pokja Gedung Sate di Bandung, Senin, 27 Juli 2020.

Bantuan dari Kemenkeu tersebut, lanjutnya, akan dibagi untuk sejumlah sektor yang dimulai untuk membantu UMKM yang terpuruk hingga proyek pembangunan strategis di Jawa Barat dan bantuan dari pemerintah pusat itu tidak dikenakan bunga.

Kemudian, untuk proyek Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka di Kabupaten Bandung akan menggunakan skema Viability Gap Funding (VGF) dari pemerintah pusat sehingga lelang bisa dilaksanakan dengan subsidi investasi kurang lebih Rp 1,8 triliun.

Selain itu, kata dia, BUMD Bank BJB mendapatkan penempatan pemulihan ekonomi sebesar RP 4 triliun untuk segera disalurkan kepada UMKM yang sedang melakukan pemulihan ekonomi.

"Dan diharapkan Jabar DKI yang merupakan portal hampir di atas 30 persen ekonomi Indonesia bisa bangkit duluan," kata dia.

Pada webinar tersebut, Kang Emil--sapaan Ridwan--meminta kepada seluruh BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar lebih agresif melakukan perbaikan ekonomi, kinerja perusahaan hingga menjaring investor dan pihaknya meminta strategi dan inovasi bisnis yang akan dilakukan oleh direksi dalam dua pekan ke depan.

"Provinsi Jabar itu sangat besar dan luas kue ekonominya. Nah di zaman saya semua BUMD ini harus proaktif menjadi mitra utama untuk investasi sendiri dan menjadi mitra utama untuk investasi dari luar. Dan pertanyaannya kan begini, ada 57 triliun (rupiah) selama enam bulan invetasi datang ke Jabar.  Pertanyaannya dari kue 57 triliun ini apakah BUMD paham, apakah BUMD ini bisa melihat bahwa banyak peluang kerjasama yang hadir," ujarnya.

Ia mencontohkan BUMD Agro Jabar yang bergerak di bidang pertanian harus bisa menangkap peluang kajian yang menyebut bahwa pertanian adalah sektor ekonomi yang paling kuat di masa pandemi ini.

"Jadi BUMD ini harus menjadi pemain utama di semua lini pertanian. Dan tidak melulu sebagai hulunya, tapi juga sebagai hilirnya. Artinya, agresif dalam menjalin kerjasama dalam bisnis perkebunan, punya sistem matang di bidang digital commerce-nya," kata dia.

Kemudian di bidang infrastruktur, BUMD Jasa Sarana dan anak perusahaannya harus menjadi mitra utama dalam investasi di bidang infrastruktur. Atau misalkan PT Jaswita, yang seolah hanya jadi broker atau menyewakan properti, harus bisa mengambil peran sebagai pelaku properti secara profesional.

"Jadi harus jemput bola zaman recovery ekonomi ini. Harus bisa mengkonversi peluang. Saya minta bahan presentasi analisa peluang usaha. Saya kasih waktu tujuh hari sampai 14 hari. Yang baru membukukan laba, selain BJB dan BPR, ada Jaswita dan Migas Hulu. Selain itu masih masih merugi," kata dia.

Ridwan Kamil mengingatkan kepada masyarakat dan pelaku yang terlibat dalam sektor ekonomi untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

ANTARA






Pemilih Anies Baswedan Lebih Condong ke AHY Sebagai Cawapres, Ini Kata Demokrat

13 jam lalu

Pemilih Anies Baswedan Lebih Condong ke AHY Sebagai Cawapres, Ini Kata Demokrat

Demokrat menilai AHY memiliki keunggulan ketimbang Ridwan Kamil atau pun Sandiaga Uno untuk menjadi pendamping Anies Baswedan.


BPTP Pastikan Stok Beras Wilayah Jawa Barat Aman

17 jam lalu

BPTP Pastikan Stok Beras Wilayah Jawa Barat Aman

Panen tertinggi dari data sementara berada di wilayah Purwakarta dengan rata-rata produktivitas sebesar 11,2 ton gabah kering panen (GKP).


Ekonomi Mulai Bangkit, Sri Mulyani Sebut Defisit APBN Tahun Ini Turun jadi Rp 598 T

20 jam lalu

Ekonomi Mulai Bangkit, Sri Mulyani Sebut Defisit APBN Tahun Ini Turun jadi Rp 598 T

Sri Mulyani menyatakan Indonesia dapat menangani pandemi sekaligus mengelola dampak sangat baik dibandingkan banyak negara-negara lain di dunia.


Hadapi Gejolak Ekonomi Global, Jokowi: APBN 2023 Fokus pada 6 Kebijakan

21 jam lalu

Hadapi Gejolak Ekonomi Global, Jokowi: APBN 2023 Fokus pada 6 Kebijakan

Presiden Jokowi membeberkan strategi Indonesia merespons tantangan ekonomi global yang bergejolak. APBN 2023 dipastikan berfokus pada 6 kebijakan.


Kumpulan Kisah Kemanusiaan Gempa Cianjur, Ada Azka Selamat Setelah Tertimbun 3 Hari 2 malam

1 hari lalu

Kumpulan Kisah Kemanusiaan Gempa Cianjur, Ada Azka Selamat Setelah Tertimbun 3 Hari 2 malam

Meskipun meninggalkan kesedihan sangat mendalam, tetapi gempa Cianjur banyak melahirkan kisah-kisah kemanusiaan. Apa saja kisah humanis tersebut?


Ingatkan Gempa Cianjur Bukan Wisata Bencana, Ridwan Kamil: Di Taman Safari atau IG Mantan Saja

2 hari lalu

Ingatkan Gempa Cianjur Bukan Wisata Bencana, Ridwan Kamil: Di Taman Safari atau IG Mantan Saja

Ridwan Kamil menyentil membeludaknya orang yang berdatangan hanya untuk melihat-lihat lokasi bencana Gempa Cianjur.


10 Provinsi dengan Kenaikan Tertinggi UMP 2023, DKI Jakarta Tak Termasuk

2 hari lalu

10 Provinsi dengan Kenaikan Tertinggi UMP 2023, DKI Jakarta Tak Termasuk

Sejumlah gubernur mengumumkan UMP 2023. Kenaikan tertinggi ada di Sumatera Barat sebesar 9,15 persen dan terendah di Papua Barat sebesar 2,6 persen.


Terpopuler Bisnis: OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024, UMP Jabar Naik 7,88 Persen

3 hari lalu

Terpopuler Bisnis: OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024, UMP Jabar Naik 7,88 Persen

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Senin kemarin 28 November 2022, dimulai dari OJK yang resmi memperpanjang restrukturisasi kredit


Ridwan Kamil Putuskan UMP 2023 Jawa Barat Naik 7,88 Persen, Pemprov: Jalan Terbaik

3 hari lalu

Ridwan Kamil Putuskan UMP 2023 Jawa Barat Naik 7,88 Persen, Pemprov: Jalan Terbaik

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerbitkan Surat Keputusan Nomor 561/Kep.752-Kesra/2022 tentang Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Barat tahun 2023.


UMP Jawa Barat 2023 Resmi Ditetapkan Naik 7,88 Persen, Jadi Rp 1,98 Juta

3 hari lalu

UMP Jawa Barat 2023 Resmi Ditetapkan Naik 7,88 Persen, Jadi Rp 1,98 Juta

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmi menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) 2023 sebesar Rp1.986.670,17.