Bos BCA Beberkan Penyebab Laba Bersih Semester I 2020 Melorot

CEO BCA Jahja Setiaatmadja di sela kegiatan Leadership Sharing Session 100 Bankir di Hotel J.W. Marriot Mega Kuningan, Jakarta Pusat, 28 November 2017. TEMPO Yohanes Paskalis Pae Dale

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja membeberkan penyebab turunnya laba bersih perseroan sepanjang semester I 2020. Salah satu pemicunya adalah melorotnya laju pertumbuhan kredit kendaraan bermotor.

"Kemarin drop ke titik nadir," kata Jahja dalam konferensi pers virtual pada Senin, 27 Juli 2020.

Dalam periode normal, BCA bisa menyalurkan kredit kendaraan bermotor Rp 2,5 sampai Rp 3 triliun per bulan. Tapi beberapa waktu terakhir hanya Rp 200 sampai Rp 300 miliar per bulan.

Sepanjang enam bulan pertama 2020 ini, BCA mencatatkan laba bersih sebesar Rp 12,24 triliun. Capaian ini turun 4,8 persen (year-on-year/yoy) dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 12,86 triliun.

Meski demikian, Jahja menilai kinerja keuangan sepanjang enam bulan pertama tahun ini masih cukup soid. "Terutama di tengah pandemi Covid-19 ini," kata dia.

Secara umum, kredit kendaraan bermotor sepanjang Semester I 2020 ini turun 11,9 persen yoy menjadi Rp 42 triliun. Penurunan ini lebih dalam dari tahun lalu. Saat itu, kredit turun 1,5 persen yoy menjadi Rp 48,2 triliun.

Secara keseluruhan, permintaan kredit di BCA masih tumbuh di tengah Covid-19 ini. Sepanjang periode ini, portofolio kredit tumbuh 5,3 persen menjadi Rp 595,1 triliun. Akan tetapi, capaian ini lebih rendah dari periode sama tahun lalu yang meningkat 11,5 persen menjadi Rp 565,2 triliun.

Meski demikian, Jahja optimistis kinerja ke depan akan lebih baik. Terutama dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah mulai memasuki masa transisi.

Dia optimistis dengan PSBB transisi ini. Dengan kebijakan ini, Jahja berharap penyaluran kredit kendaraan bermotor ini bisa kembali pulih, paling tidak 50 sampai 60 persen dari kondisi normal.

FAJAR PEBRIANTO






Bank Mega Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan S1, Simak Persyaratannya

1 hari lalu

Bank Mega Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan S1, Simak Persyaratannya

Bank Mega membuka lowongan kerja untuk sejumlah posisi bagi lulusan D3 dan S1. Apa saja persyaratannya?


Gunakan BCA Life Hospital 100% Refundable, Tak Khawatir Lagi dengan Biaya Kamar Rumah Sakit

1 hari lalu

Gunakan BCA Life Hospital 100% Refundable, Tak Khawatir Lagi dengan Biaya Kamar Rumah Sakit

BCA Life Hospital 100% Refundable adalah program perlindungan kesehatan khusus untuk nasabah BCA


IHSG Bakal Lanjutkan Reli, Berikut Prediksi Pergerakan Saham BCA hingga Bank Jago

2 hari lalu

IHSG Bakal Lanjutkan Reli, Berikut Prediksi Pergerakan Saham BCA hingga Bank Jago

IHSG hari ini akan melanjutkan reli meski diwarnai tekanan. Sejumlah saham menguat, namun ada pula yang melemah.


Sebelum Akhir Tahun, Berikut Daftar Emiten-emiten yang Tebar Dividen Setelah BCA

2 hari lalu

Sebelum Akhir Tahun, Berikut Daftar Emiten-emiten yang Tebar Dividen Setelah BCA

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi satu dari 5 emiten yang bakal membagikan dividen interim dalam waktu dekat.


Kredit Mikro BRI Bertumbuh 14,12 Persen

3 hari lalu

Kredit Mikro BRI Bertumbuh 14,12 Persen

Pertumbuhan kredit ditunjang masifnya strategi ekspansi, digitalisasi, dan pelibatan Holding Ultra Mikro.


Gempa Cianjur, OJK Sebut Debitur Bisa Mendapat Keringanan Kredit

4 hari lalu

Gempa Cianjur, OJK Sebut Debitur Bisa Mendapat Keringanan Kredit

OJK menyebutkan bahwa debitur terdampak gempa berkekuatan magnitudo 5,6 di Cianjur, Jawa Barat, berpotensi mendapatkan keringanan kredit.


BCA Bagi-bagi Dividen Interim Tunai Rp 4,3 Triliun, Simak Jadwalnya

4 hari lalu

BCA Bagi-bagi Dividen Interim Tunai Rp 4,3 Triliun, Simak Jadwalnya

PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA) membagikan dividen interim tunai seiring komitmen perseroan untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham.


Bank Indonesia Catat Transaksi Bulanan Kartu Kredit Kisaran Rp 26 T hingga Rp 28 T Sejak 2018

4 hari lalu

Bank Indonesia Catat Transaksi Bulanan Kartu Kredit Kisaran Rp 26 T hingga Rp 28 T Sejak 2018

Bank Indonesia mencatat nilai transaksi kartu kredit sepanajang Januari-September 2022 tembus 250,47 juta dengan nilai transaksi sebesar Rp231,8 T.


Transformasi Berkelanjutan BRI Kunci Pertumbuhan Laba 100 Persen

6 hari lalu

Transformasi Berkelanjutan BRI Kunci Pertumbuhan Laba 100 Persen

Komitmen BRI dalam menumbuhkembangkan UMKM juga semakin meningkat.


BCA Bantah Kabar Perubahan Biaya Transfer Rp 150 Ribu per Bulan, Sebut Ada Aksi Penipuan

8 hari lalu

BCA Bantah Kabar Perubahan Biaya Transfer Rp 150 Ribu per Bulan, Sebut Ada Aksi Penipuan

Beredar informasi BCA menetapkan tarif baru transfer antar-bank menjadi Rp 150 ribu per bulan.