Pusat UMKM RI di Bali, Teten: Jendela Pasar ke Banyak Negara

Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki saat acara penyaluran dana bergulir untuk koperasi di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyiapkan dana bergulir sebesar Rp 1 triliun untuk disalurkan kepada koperasi dalam rangka pemulihan ekonomi nasional yang terdampak COVID-19. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki ingin mempercepat pendirian pusat produk UMKM Indonesia di Bali. Alasannya, pusat produk UMKM  dinilai dapat mendorong dan berekspansi ke pasar global agar lebih maksimal.  

“Kami ingin jadikan Bali sebagai jendela untuk pasar produk UMKM ke banyak negara,” katanya dalam diskusi virtual bertema Bali Bangkit di Jakarta, Minggu 26 Juli 2020.

Menurut dia, pusat UMKM atau trading house UMKM di Pulau Dewata nantinya tidak hanya menyajikan untuk produk dari Bali, namun dari seluruh Indonesia.

Dengan adanya pusat UMKM, kata dia, akan memudahkan pembeli atau pelaku usaha dari luar negeri bertransaksi mengingat Bali menjadi tujuan wisata dunia.

“Ada banyak kasus misalnya turis dari Eropa, menemukan produk UMKM di Bali, mereka cari di mana produksinya, kemudian terjadi deal bisnis yang bagus,” katanya.

Teten menyebut salah satu contoh produk UMKM, Javara, memiliki merek kuat dan banyak ditemukan pelaku bisnis global di Bali.






Gernas Bangga Buatan Indonesia untuk UMKM Kalbar Go Global

2 jam lalu

Gernas Bangga Buatan Indonesia untuk UMKM Kalbar Go Global

Menggandeng BNI dan tujuh Rumah BUMN untuk bisa melakukan pelatihan dan pendampingan pengusaha UMKM


Teten Minta UMKM Tak Jalan Sendiri, Harus Ada Bantuan dari Usaha Besar dan BUMN

2 jam lalu

Teten Minta UMKM Tak Jalan Sendiri, Harus Ada Bantuan dari Usaha Besar dan BUMN

Teten berujar, pemerintah saat ini tengah mendorong UMKM bermitra dengan badan usaha milik negara (BUMN) dan usaha skala besar.


Sederet Sektor Usaha Dianggap Aman dari PHK, Mulai Pangan hingga Kosmetik

5 jam lalu

Sederet Sektor Usaha Dianggap Aman dari PHK, Mulai Pangan hingga Kosmetik

Sektor yang relatif aman dari PHK adalah lini usaha yang memiliki orientasi utama ke pasar domestik.


Bali Harapkan 11 Ribu Kunjungan Wisatawan Mancanegara Per Hari Hingga Akhir Tahun

7 jam lalu

Bali Harapkan 11 Ribu Kunjungan Wisatawan Mancanegara Per Hari Hingga Akhir Tahun

Jumlah kedatangan wisatawan mancanegara ke Bali melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai rata-rata sudah di atas 10 ribu orang per hari.


Mengadu ke DPRD DKI, Paguyuban Sate Taichan Tolak Direlokasi ke Area Parkir Senayan City

10 jam lalu

Mengadu ke DPRD DKI, Paguyuban Sate Taichan Tolak Direlokasi ke Area Parkir Senayan City

Paguyuban Sate Taichan Senayan menolak direlokasi ke area parkir mal Senayan City. Para pedagang sate taichan ini mengadu ke DPRD DKI Jakarta.


Jorge Lorenzo Akan Nikmati Malam Tahun Baru 2023 di Indonesia

11 jam lalu

Jorge Lorenzo Akan Nikmati Malam Tahun Baru 2023 di Indonesia

Mantan pembalap MotoGP Jorge Lorenzo dilaporkan bakal menikmati malam tahun baru 2023 di Indonesia.


KUHP Disahkan, Dinas Pariwisata Bali Minta Turis Asing Tak Khawatir Datang ke Pulau Dewata

11 jam lalu

KUHP Disahkan, Dinas Pariwisata Bali Minta Turis Asing Tak Khawatir Datang ke Pulau Dewata

Sejumlah pengusaha perhotelan merasa khawatir atas KUHP baru itu meksi baru akan berlaku tiga tahun lagi.


Salurkan Pinjaman Rp 300 Miliar, Fintech Lending Kredito Rangkul Lazada

13 jam lalu

Salurkan Pinjaman Rp 300 Miliar, Fintech Lending Kredito Rangkul Lazada

Kredito menjalin kolaborasi pertamanya dengan e-commerce Lazada dan membidik penyaluran pinjaman lebih dari Rp300 miliar.


Harga Kebutuhan Pokok Naik, Pasar Jaya Perkuat Koordinasi Kendalikan Harga

1 hari lalu

Harga Kebutuhan Pokok Naik, Pasar Jaya Perkuat Koordinasi Kendalikan Harga

Pasar Jaya memperkuat koordinasi lintas instansi sebagai langkah untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok di Jakarta agar tetap stabil.


Pemerintah Jelaskan Penyebab Baru 20 Persen UMKM yang Miliki Akses ke Kredit Perbankan

1 hari lalu

Pemerintah Jelaskan Penyebab Baru 20 Persen UMKM yang Miliki Akses ke Kredit Perbankan

Yulius mencatat hanya 20 persen usaha kecil dan menengah (UKM) yang memiliki akses kredit ke perbankan.