Luhut Sebut Covid-19 Menyadarkan RI Terlalu Banyak Impor Obat

Reporter

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan merayakan ulang tahun di parkir Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Senin, 1 Oktober 2018. TEMPO/ Caesar Akbar

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan mengatakan pandemi Covid-19 menyadarkan bahwa Indonesia terlalu banyak impor obat, ketimbang memproduksi sendiri.

"Kalau kita lihat juga Covid-19 ini kalau lihat dari satu sisi itu ada sisi positifnya. Ada wakeup call bahwa kita pengimpor obat yang besar. Kita enggak punya industri obat, sangat terbatas," ujar Luhut dalam konferensi video, Sabtu, 25 Juli 2020.

Setelah merebaknya Covid-19, Luhut pun mengatakan pemerintah mulai menggenjot produksi berbagai obat, vaksin, reagen, alat uji, hingga peralatan kesehatan di dalam negeri. Hal itu juga sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan berbagai stimulus dioptimalkan untuk menggenjot industri kesehatan Tanah Air.

Dia mengatakan saat ini Indonesia mulai membuat bahan baku obat melalui fasilitas petrokimia milik PT Pertamina (Persero). Selama ini, Indonesia selalu mengimpor bahan baku obat tersebut. "Begitu India lockdown kita kelabakan."

Selain itu, Indonesia kini tengah mengembangkan sejumlah vaksin Covid-19 bersama perusahaan dari negara lain seperti Cina, Korea Selatan, dan Norwegia. "(Mereka mau) karena Indonesia dianggap prospektif dengan market yang besar," ujar Luhut.

Sebelumnya, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) sebagai Subholding Refinery and Petrochemical dari PT Pertamina (Persero) bersinergi dengan PT Kimia Farma Tbk untuk mengoptimalkan potensi nilai tambah dari pengolahan produk turunan petrokimia menjadi bahan baku farmasi, seperti Paracetamol. 

Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa sinergi ini sesuai arahan Presiden RI untuk meningkatkan kemandirian industri farmasi nasional dan sekaligus membantu menurunkan defisit neraca perdagangan Indonesia di sektor farmasi. Mengingat, 95 persen dari total kebutuhan bahan baku farmasi Indonesia masih dipasok melalui impor. 

Menurutnya, sinergi ini berawal dari penjelasan dan kajian yang dilakukan Pertamina untuk mengoptimalkan bahan baku di Kilang Cilacap menjadi bahan baku farmasi. 

“Tidak sampai satu bulan kajian sudah keluar. Saya bangga dan mengucapkan selamat kepada tim Pertamina atas kegesitannya dan kecepatannya merespons permintaan pemegang saham dalam hal ini Pemerintah,” kata Budi dalam keterangan tertulis, Sabtu, 25 Juli 2020. Pemerintah berharap kesepakatan ini dapat ditindaklanjuti segera menjadi kerjasama yang lebih konkret. 

CAESAR AKBAR






Yakin Kunjungan Wisatawan 2023 Lampaui Target, Luhut: Harus Kerja Sama dan Berpikir Kreatif

16 jam lalu

Yakin Kunjungan Wisatawan 2023 Lampaui Target, Luhut: Harus Kerja Sama dan Berpikir Kreatif

Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa kolaborasi dan cara berpikir yang out of the box menjadi kunci untuk mengajak masyarakat agar berwisata di dalam negeri.


Tenda Mewah Besar Serba Putih Mulai Selimuti Rumah Erina Gudono, Luhut Pantau Persiapan

1 hari lalu

Tenda Mewah Besar Serba Putih Mulai Selimuti Rumah Erina Gudono, Luhut Pantau Persiapan

Di lahan kosong depan rumah Erina Gudono, juga telah ikut dipasang lantai dari kayu dan terlindungi dengan tenda putih besar.


Moeldoko Nyatakan Tak Setuju Impor Beras, tapi...

2 hari lalu

Moeldoko Nyatakan Tak Setuju Impor Beras, tapi...

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menilai impor beras adalah alternatif terakhir apabila memang diperlukan.


Di Depan Zulhas, Hotman Paris Singgung Jagoan yang Monopoli Izin Impor

2 hari lalu

Di Depan Zulhas, Hotman Paris Singgung Jagoan yang Monopoli Izin Impor

Menjawab pertanyaan Hotman Paris, Zulkifli alias Zulhas menjelaskan, izin impor sejatinya dibagi secara rata dan telah diatur dalam neraca komoditas.


Katherine Heigl Rutin Minum Obat untuk Menjaga Kesehatan Mental

2 hari lalu

Katherine Heigl Rutin Minum Obat untuk Menjaga Kesehatan Mental

Katherine Heigl mengungkapkan tentang kesehatan mentalnya, membantu menghilangkan stigma seputar pengobatan psikiatri.


Luhut Sebut Kill or to be Killed Soal Investasi, Jadi Ingat Lagu Muse Begini Liriknya

3 hari lalu

Luhut Sebut Kill or to be Killed Soal Investasi, Jadi Ingat Lagu Muse Begini Liriknya

Ungkapan kill or to be killed oleh Luhut saat pemaparan kondisi investasi di Indonesia mengingatkan pada lirik lagu grup musik asal Inggris, Muse.


Luhut Sebut Warga Beli Motor Listrik Bakal Disubsidi, Sri Mulyani: Dibahas Dulu

4 hari lalu

Luhut Sebut Warga Beli Motor Listrik Bakal Disubsidi, Sri Mulyani: Dibahas Dulu

Sri Mulyani mengatakan pemerintah masih akan membahas rencana pemberian subsidi pembelian motor listrik.


Begini Lobi Luhut ke Elon Musk Biar Tesla Investasi Pabrik Mobil Listrik di RI

4 hari lalu

Begini Lobi Luhut ke Elon Musk Biar Tesla Investasi Pabrik Mobil Listrik di RI

Luhut Pandjaitan optimistis Tesla akan berinvestasi di Indonesia. Investasi mobil listrik di Cina disebutnya lebih mahal.


Begini 5 Pernyataan Menko Luhut Pandjaitan Getol Soal Insentif Kendaraan Listrik

4 hari lalu

Begini 5 Pernyataan Menko Luhut Pandjaitan Getol Soal Insentif Kendaraan Listrik

Belakangan, Menko Marves Luhut Pandjaitan getol berbicara soal insentif kendaraan listrik, termasuk pemerintah akan mensubsidi pembeliannya.


Klaim Produksi Beras Surplus, Jabar dan Jatim Minta Bulog Tak Impor

4 hari lalu

Klaim Produksi Beras Surplus, Jabar dan Jatim Minta Bulog Tak Impor

Sebagai produsen beras nasional tertinggi, Jawa Barat dan Jawa Timur mengaku siap memasok beras ke gudang Bulog dan meminta agar tak dilakukan impor.