Menkominfo Jelaskan Soal Penutupan Situs Jouska

Reporter

Logo Jouska. Foto: Jouska

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyatakan penutupan situs milik PT Jouska Finansial Indonesia dapat dilakukan setelah ada rekomendasi dari Satuan Tugas Waspada Investasi.

"Penutupan situs akan dapat dilakukan jika ada rekomendasi dari Satgas Waspada Investasi atau dengan kata lain rekomendasi SWI yang akan menjadi acuan dan pertimbangan Kominfo cq Dirjend Aptika," kata Menkominfo melalui pesan singkat kepada Antara, Sabtu, 25 Juli 2020.

Satgas Waspada Investasi menghentikan kegiatan PT Jouska Finansial Indonesia setelah laporan masyarakat yang merasa dirugikan dengan layanan perencanaan dan konsultasi keuangan perusahaan tersebut.

Satgas Waspada Investasi juga meminta Kominfo untuk memblokir situs, web, aplikasi dan akun media sosial Jouska, juga PT Mahesa Strategis Indonesia dan PT Amarta Investa Indonesia karena diduga melalukan kegiatan sebagai penasihat investasi, manajer investasi atau perusahaan sekuritas tanpa izin.

Kominfo, yang juga bagian dari Satgas Waspada Investasi bersama Otoritas jasa Keuangan, mengatakan langkah yang akan mereka tempuh untuk kasus Jouska ini berdasarkan rekomendasi dari Satgas.

"Saat ini website Jouska sudah ditutup sementara oleh pemiliknya," kata Johnny.

Rekomendasi dari Satgas Waspada Investasi itu akan menjadi acuan dan pertimbangan bagi Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika di Kominfo untuk menutup situs Jouska dan perusahaan lainnya yang terlibat.

Pantauan Antara, situs Jouska Financial sekarang menampilkan pesan sedang dalam perbaikan, dengan notifikasi "Big changes coming soon!", perubahan besar segera terjadi.

Situs Jouska Financial lainnya untuk melihat acara yang diselenggarakan, masih bisa diakses. Sementara itu, akun media sosial resmi di Instagram milik Jouska terakhir memuat unggahan kesepakatan perusahaan dengan Satgas Waspada Investasi, bahwa Jouska untuk sementara akan menghentikan kegiatan mereka.

"Agar semua proses ini dapat berjalan dengan baik guna meminimalisir perdebatan publik yang tidak kondusif, maka website dan akun media sosial Jouska Indonesia akan ditutup oleh Satgas Waspada Investasi hingga batas waktu yang belum ditentukan," tulis @jouska_id.

Kasus Jouska mencuat di media sosial setelah beberapa nasabah mengklaim mereka mengalami kerugian investasi hingga puluhan juta, diduga karena pengelolaan dana tidak sesuai dengan kesepakatan.

Dana nasabah Jouska diduga dialokasikan untuk saham tertentu.

CEO Jouska Aakar Abyasa Fidzuno membantah tuduhan tersebut. Dia mengatakan Jouska memberikan masukan dan saran sesuai dengan kondisi dan tujuan finansial klien mereka.

"Berdasarkan kontrak yang telah disepakati kedua belah pihak, setiap klien mempunyai hak untuk mengikuti atau menolak setiap saran yang diberikan," kata Aakar pada Kamis (23/7) lalu.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing meminta Jouska menyelesaikan masalah secara terbuka dan mengundang nasabah untuk mendiskusikan masalah tersebut.

"Kita saat ini sedang membangun pasar modal yang kredibel dan terpercaya. Masyarakat yang ingin melakukan investasi di pasar modal agar selalu meneliti izin kegiatan perusahaan baik sebagai penasihat investasi, manajer investasi, atau perusahaan sekuritas," kata Tongam.

ANTARA
 






Untung Berlipat dari Pasar Saham, Kaesang Pangarep Bagikan Cerita dan Strateginya

4 jam lalu

Untung Berlipat dari Pasar Saham, Kaesang Pangarep Bagikan Cerita dan Strateginya

Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep membagikan ceritanya dalam berinvestasi di pasar saham.


Sebut Harga Tiket Kereta Cepat Terlampau Murah, Ekonom: Jadi Beban Berkepanjangan

1 hari lalu

Sebut Harga Tiket Kereta Cepat Terlampau Murah, Ekonom: Jadi Beban Berkepanjangan

Ekonom menilai proyek kereta cepat akan menjadi beban bagi Indonesia dalam jangka panjang karena harga tiket yang dijual terlampau murah.


OPEC Perkirakan Industri Migas Global Butuh Investasi USD 12 Triliun pada 2045

2 hari lalu

OPEC Perkirakan Industri Migas Global Butuh Investasi USD 12 Triliun pada 2045

OPEC melakukan kajian World Oil Outlook 2022 di Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) beberapa waktu lalu.


SKK Migas Pede Target Investasi USD 13,2 Miliar pada 2022 Tercapai

2 hari lalu

SKK Migas Pede Target Investasi USD 13,2 Miliar pada 2022 Tercapai

Kemal mengatakan, biasanya SKK Migas memasang target investasi antara US$ 10-11 miliar. Namun, tahun ini, target itu naik.


Jumlah Investor Milenial di Pasar Modal Terus Tumbuh, UOB Gelar Wealth Fair 2022

2 hari lalu

Jumlah Investor Milenial di Pasar Modal Terus Tumbuh, UOB Gelar Wealth Fair 2022

President Director UOB Indonesia Hendra Gunawan mengatakan pameran tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat yang ingin berinvestasi.


Airlangga Buka Peluang Revisi Regulasi untuk Mendorong Industri Migas

3 hari lalu

Airlangga Buka Peluang Revisi Regulasi untuk Mendorong Industri Migas

Airlangga Hartarto meminta agar SKK Migas melakukan langkah-langkah agar situasi iklim investasi maupun insentif bisa lebih baik di industri migas.


Produksi Migas Menurun, Airlangga: SKK Migas Harus Bikin Situasi Investasi Lebih Baik

3 hari lalu

Produksi Migas Menurun, Airlangga: SKK Migas Harus Bikin Situasi Investasi Lebih Baik

TEMPO.CO, Jakarta- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa produksi minyak dan gas (migas) di Indonesia terus menurun. Dia meminta agar SKK Migas melakukan langkah-langkah agar situasi iklim investasi maupun insentif bisa lebih baik.


Realisasi Investasi di Jakarta Selatan Rp 53,59 Triliun, Lampaui Target Tahun 2022

3 hari lalu

Realisasi Investasi di Jakarta Selatan Rp 53,59 Triliun, Lampaui Target Tahun 2022

Target realisasi investasi di Jakarta Selatan pada 2022 ditetapkan sebesar Rp 46 triliun. Saat ini sudah Lampaui


Sri Mulyani Optimalkan Kebijakan Fiskal untuk Dorong Industri Hulu Migas

3 hari lalu

Sri Mulyani Optimalkan Kebijakan Fiskal untuk Dorong Industri Hulu Migas

Sri Mulyani Indrawati menyatakan bakal mengoptimalkan kebijakan fiskal untuk mendukung pertumbuhan pertumbuhan industri migas.


Transisi Energi, Menteri ESDM Sebut Investasi Proyek Migas Masih Diperlukan

3 hari lalu

Transisi Energi, Menteri ESDM Sebut Investasi Proyek Migas Masih Diperlukan

Investasi pada proyek-proyek minyak dan gas bumi (migas) akan tetap diperlukan meski mulai ada pertumbuhan kebutuhan energi baru dan terbarukan.