Kemenkeu Catat Pembelian SBN oleh Perbankan Capai Rp248,68 T

Wartawan tengah melihat secara daring pemaparan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di Jakarta, Rabu, 29 April 2020. Bank Indonesia (BI) mengumumkan bid yang masuk untuk Surat Berharga Negara (SBN) mencapai Rp 44,4 triliun. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat pembelian surat berharga negara (SBN) oleh industri perbankan pada periode April hingga Juli 2020 mencapai Rp248,68 triliun.

Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman mengatakan dukungan perbankan tersebut berdampak pada penurunan yield SBN di tengah banyaknya investor asing yang melepas dana di pasar SBN. 

"Support domestik investor, dalam ini khususnya bank, cukup baik untuk mensupport yield atau SBN kita," katanya, Jumat 24 Juli 2020.

Adapun yield SBN bertenor 10 tahun pada awal 2020 tercatat berada pada kisaran 7,03 persen. Pada Maret dan April, yield SBN yang sempat melonjak hingga melebihi 8 persen, mulai membaik dan mencapai 6,79 persen saat ini.

Selain itu, tingginya minat perbankan dinilai menjadi penopang pemenuhan target penerbitan dalam setiap lelang SBN.

Pembelian SBN yang agresif oleh perbankan tersebut didorong oleh faktor melemahnya pertumbuhan kredit dan kebijakan penurunan giro wajib minimum (GWM) Bank Indonesia






Bank Mega Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan S1, Simak Persyaratannya

9 jam lalu

Bank Mega Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan S1, Simak Persyaratannya

Bank Mega membuka lowongan kerja untuk sejumlah posisi bagi lulusan D3 dan S1. Apa saja persyaratannya?


Bank Indonesia: Selama Sepekan Modal Asing Masuk Rp 11,7 T, Mayoritas ke SBN

19 jam lalu

Bank Indonesia: Selama Sepekan Modal Asing Masuk Rp 11,7 T, Mayoritas ke SBN

Bank Indonesia (BI) mencatat terdapat aliran modal asing masuk bersih senilai Rp11,71 triliun.


Era Digital, Perbankan Hadapi Peluang Metaverse hingga Integrasi Data

1 hari lalu

Era Digital, Perbankan Hadapi Peluang Metaverse hingga Integrasi Data

Bank Mandiri, misalnya, mencoba mengeksplorasi potensi layanan perbankan di metaverse untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital.


Mandiri, BNI, dan BRI Prediksi Perbankan Bakal Menjadi Bagian dari Metaverse

1 hari lalu

Mandiri, BNI, dan BRI Prediksi Perbankan Bakal Menjadi Bagian dari Metaverse

Konsep teknologi metaverse atau dunia virtual reality sudah hadir di beberapa industri, di antaranya game dan perfilman.


Ini Perbedaan Modal Asing yang Keluar dari RI dan Negara Maju di 2022

2 hari lalu

Ini Perbedaan Modal Asing yang Keluar dari RI dan Negara Maju di 2022

Sri Mulyani menyebutkan terdapat modal asing keluar bersih alias net outflow sebesar Rp89,57 triliun.


Kredit Mikro BRI Bertumbuh 14,12 Persen

2 hari lalu

Kredit Mikro BRI Bertumbuh 14,12 Persen

Pertumbuhan kredit ditunjang masifnya strategi ekspansi, digitalisasi, dan pelibatan Holding Ultra Mikro.


Transparansi Hulu Migas, SKK Migas dan Kemenkeu Luncurkan Sistem Informasi Terintegrasi

2 hari lalu

Transparansi Hulu Migas, SKK Migas dan Kemenkeu Luncurkan Sistem Informasi Terintegrasi

Kemenkeu dan SKK Migas juga menyusun kamus data untuk memastikan standarisasi dan konsistensi dalam pertukaran dan pemanfaatan data.


Indonesia Kalah Sengketa Soal Ekspor Nikel, Apa Manfaat Nikel untuk Peralatan Militer?

2 hari lalu

Indonesia Kalah Sengketa Soal Ekspor Nikel, Apa Manfaat Nikel untuk Peralatan Militer?

Di banyak industri, bahan tambang nikel yang ditemukan pada 1751 ini sudah banyak digunakan, untuk apa saja? Salah satunya untuk peralatan militer.


Gempa Cianjur, OJK Sebut Debitur Bisa Mendapat Keringanan Kredit

3 hari lalu

Gempa Cianjur, OJK Sebut Debitur Bisa Mendapat Keringanan Kredit

OJK menyebutkan bahwa debitur terdampak gempa berkekuatan magnitudo 5,6 di Cianjur, Jawa Barat, berpotensi mendapatkan keringanan kredit.


11 Tahun OJK Gantikan Bapepam-LK, Konglomerasi Sistem Keuangan Jadi Alasan

3 hari lalu

11 Tahun OJK Gantikan Bapepam-LK, Konglomerasi Sistem Keuangan Jadi Alasan

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK telah 11 tahun. Dibentuk menggantikan Bapepam-LK, saat terjadinya konglomerasi sistem keuangan pada 2009.