Penyebab Kemenparekraf Paling Rendah Serap Anggaran

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyerahkan bantuan untuk pekerja pariwisata di Yogyakarta yang terdampak wabah corona. Foto: Antara

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Giri Adnyani mengatakan rendahnya penyerapan anggaran di Kementeriannya disebabkan oleh adanya perubahan nomenklatur dan penggabungan dua entitas dari Kementerian Pariwisata menjadi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. “Ini sangat berdampak terhadap perubahan dokumen penganggaran,” katanya saat dihubungi Tempo pada Kamis, 23 Juli 2020.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tercatat sebagai kementerian dengan realisasi penyerapan anggaran terendah dibandingkan dengan 33 kementerian lainnya. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, Kemenparekraf hingga Juli 2020 baru menyerap 20,05 persen dari total pagu APBN 2020 sebesar Rp 3,32 triliun.

Giri mengatakan perlu ada penyesuaian terhadap pelbagai kegiatan dan dokumen penganggaran. Penyesuaian tersebut, tutur dia, membutuhkan waktu tersendiri.

Di samping itu, situasi perubahan nomenklatur berbarengan dengan pandemi Covid-19 yang menyebabkan sejumlah pelaksanaan kegiatan terganggu. “Jadwal kegiatan dan perubahannya mengikuti situasi tanggap darurat Covid-19,” ucapnya.

Dokumen Kementerian Keuangan yang menunjukkan peringkat penyerapan anggaran menampilkan Kemenparekraf berada di peringkat 34 dari 34 kementerian dan peringkat 79 dari seluruh kementerian dan lembaga. Adapun serapan tertinggi tercatat terjadi di Kementerian Keuangan dengan realisasi 56,8 persen serta berturut-turut Kementerian Sosial 53,38 persen dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha 52,45 persen.

Selain Kemenparekraf, kementerian yang juga menyerap anggaran di bawah 30 persen adalah Kementerian Ketenagakerjaan (21,03 persen); Kementerian ESDM (26,73 persen), Kementerian Perhubungan (28,72 persen), dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (29,53 persen).






Benny Rhamdani Dianggap Ingin Dorong Jokowi Hadirkan Sifat Rezim Otoriter

2 jam lalu

Benny Rhamdani Dianggap Ingin Dorong Jokowi Hadirkan Sifat Rezim Otoriter

Bendahara Poros 98, Rahmat Hidayat, menyebut pernyataan Benny Rhamdani memancing kegaduhan politik.


APBD Mengendap di 7 Provinsi, Mendagri: 2024 Mau Pilih Kepala Daerah Seperti Itu?

2 jam lalu

APBD Mengendap di 7 Provinsi, Mendagri: 2024 Mau Pilih Kepala Daerah Seperti Itu?

Tito menuturkan, dengan sisa waktu kurang lebih 30 hari lagi, daerah-daerah tersebut akan sulit untuk merealisasikan serapan APBD di atas 70 persen.


Surpres Jokowi untuk Yudo Margono, Ini Perbedaan Surpres, Perpres, Keppres, dan Inpres

3 jam lalu

Surpres Jokowi untuk Yudo Margono, Ini Perbedaan Surpres, Perpres, Keppres, dan Inpres

Surat presiden atau Surpres Jokowi untuk Yudo Margono sudah turun. Apa bedanya Surpres dengan Keppres, Perpres dan Inpres?


Terpopuler Bisnis: Kaesang Pangarep Akan Bagikan Voucher Gratis, Jokowi Sayangkan APBD Mengendap Rp 278 T

3 jam lalu

Terpopuler Bisnis: Kaesang Pangarep Akan Bagikan Voucher Gratis, Jokowi Sayangkan APBD Mengendap Rp 278 T

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Rabu, 30 November 2022 antara lain tentang Kaesang Pangarep akan memberikan 3 ribu voucher gratis.


Jokowi Sebut Situasi Tahun Depan Sangat Sulit: Kita Harus Memiliki Perasaan yang Sama

5 jam lalu

Jokowi Sebut Situasi Tahun Depan Sangat Sulit: Kita Harus Memiliki Perasaan yang Sama

Jokowi mengatakan kekeliruan dalam mengimplementasikan kebijakan fiskal maupun moneter dapat menimbulkan risiko yang besar.


Jokowi Bakal Stop Ekspor Bauksit hingga Kopi: Jangan dalam Bentuk Bahan Mentah

10 jam lalu

Jokowi Bakal Stop Ekspor Bauksit hingga Kopi: Jangan dalam Bentuk Bahan Mentah

Jokowi mengingatkan, tahun depan Indonesia bakal menghadapi ancaman resesi sehingga persaingan dalam memperebutkan investor semakin ketat.


Rencana Pembagian Rice Cooker Gratis, Susi Pudjiastuti: Tolong untuk Bangun Sekolah

11 jam lalu

Rencana Pembagian Rice Cooker Gratis, Susi Pudjiastuti: Tolong untuk Bangun Sekolah

Lewat cuitannya, Susi Pudjiastuti berpendapat dana itu bakal lebih baik jika digunakan untuk membangun 30 gedung sekolah.


Cerita Kaesang Pangarep Pernah Rugi 70 Persen Saat Investasi Saham

11 jam lalu

Cerita Kaesang Pangarep Pernah Rugi 70 Persen Saat Investasi Saham

Kaesang Pangarep, mengatakan untung dan rugi saat investasi saham adalah hal yang wajar.


Kaesang Pangarep Nikah: Sang Pisang hingga Mangkokku Buka Gerai, Ada 3.000 Voucher Gratis

13 jam lalu

Kaesang Pangarep Nikah: Sang Pisang hingga Mangkokku Buka Gerai, Ada 3.000 Voucher Gratis

Kaesang Pangarep mengatakan akan membagikan 3.000 voucher gratis dari Ultra Voucher (PT Trimegah Karya Utama).


Kaesang Pangarep Nikah: 100 Persen Siap, Undangan 3 Ribu Orang, Banyak Teman Bapak

14 jam lalu

Kaesang Pangarep Nikah: 100 Persen Siap, Undangan 3 Ribu Orang, Banyak Teman Bapak

Kaesang Pangarep membeberkan persiapan pernikahannya dengan finalis Puteri Indonesia 2022, Erina Gudono.