Jasa Marga Ajak 60 UMKM Ikut Program UMKM Go Online

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perajin menunjukkan produk kerajinannya yang dipasarkan melalui media daring di salah satu tempat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Desa Peunaga Cut Ujong, Meureubo, Aceh Barat, Aceh, Jumat, 3 Juli 2020. Perajin tersebut mengatakan sejak tiga bulan terakhir berbagai produk kerajinan berbahan baku dari semen seperti celengan, meja hias, guci hias dan pot bunga dipasarkan melalui media daring untuk meningkatkan penjualan di masa pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

    Perajin menunjukkan produk kerajinannya yang dipasarkan melalui media daring di salah satu tempat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Desa Peunaga Cut Ujong, Meureubo, Aceh Barat, Aceh, Jumat, 3 Juli 2020. Perajin tersebut mengatakan sejak tiga bulan terakhir berbagai produk kerajinan berbahan baku dari semen seperti celengan, meja hias, guci hias dan pot bunga dipasarkan melalui media daring untuk meningkatkan penjualan di masa pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mendorong 60 UMKM untuk berpartisipasi dalam program "UMKM Go Online".

    "Jasa Marga telah mendorong sebanyak 60 Mitra Binaan untuk berpartisipasi dalam Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Go Online," ujar Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru Santoso dalam keterangan tertulis  di Jakarta, Jumat, 24 Juli 2020.

    Menurut Heru, sebanyak 60 UMKM mitra binaan tersebut bergerak dalam bidang antara lain batik, jaket, kemeja, tas, handycraft, hijab, mug, boneka, makanan kering, bakso, dimsum, somay, herbal, sop durian, pie, dan bolu.

    "Mitra Binaan Jasa Marga tersebut telah diberikan pelatihan pemasaran digital untuk memperkuat usaha UMKM. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, para pelaku UMKM mampu memasarkan produknya secara online," katanya.

    Jasa Marga juga telah memberikan kesempatan kepada para pelaku UMKM dengan membeli produk UMKM untuk pengadaan bantuan penanggulangan pandemi Covid-19. Total nilai barang bantuan perlengkapan penanggulangan Covid-19 yang dipenuhi oleh UMKM adalah Rp1,4 miliar yang berupa masker kain, hand sanitizer, Alat Pelindung Diri (APD) dan lainnya.

    Untuk menjaga kualitas produksi, Jasa Marga memilih UMKM yang kompeten di bidangnya. Contohnya Esa Bumindo, berlokasi di Tangerang, Banten, yang bergerak di bidang usaha produksi cairan disinfektan, hand sanitizer dan sabun cair. UMKM ini telah berkontribusi dalam pencegahan pandemi Covid-19 dengan memproduksi 3.750 liter hand sanitizer pesanan dari Jasa Marga.

    "Upaya ini tentu saja telah meningkatkan volume penjualan UMKM agar mereka bisa bertahan di tengah situasi sulit seperti ini," kata Heru.

    Selain itu Jasa Marga membantu para pelaku UMKM di rest area yang dikelola oleh Jasa Marga dengan membuat branding di masing-masing UMKM. Branding tersebut berupa penyeragaman dan penataan desain display usaha UMKM.

    ANTARA
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proses Pembuatan Vaksin Virus Corona Dibanding Klaim Obat Hadi Pranoto

    Hadi Pranoto mengklaim obat herbal Antibodi Covid-19 berbeda dengan vaksin virus corona. Proses pembuatan vaksin memakan waktu setidaknya 12 bulan.