Rizal Ramli Sebut Industri Manufaktur RI Makin Tak Kompetitif

Rizal Ramli. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Ekonom senior Rizal Ramli menilai untuk memajukan sebuah negara, sektor industri harus tumbuh dua kali lipat dari pertumbuhan ekonomi nasional.

“Misalnya pertumbuhan ekonomi 6 persen, maka industri harus 10 sampai 15 persen. Industri harus lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi. Tunggu aja Rizal Ramli jadi presiden,” kata Rizal Ramli dalam diskusi virtual Kamis, 23 Juli 2020.

Jika itu terwujud, kata dia, industri bisa menyerap banyak tenaga kerja, tingkat upah naik dan produktivitas nasional menjadi tinggi. Ia menilai kondisi saat ini menunjukkan industri Indonesia terutama sektor industri manufaktur semakin tidak kompetitif.

Bahkan sektor industri saat ini, kata dia, tidak bisa diandalkan untuk menyerap banyak lapangan kerja. “Semakin lama semakin kecil, tidak bisa lagi jadi sumber penciptaan lapangan kerja formal. Makanya banyak tumbuh pekerja informal,” ujarnya.

Karena itu, kata Rizal, Indonesia perlu terus memperbaiki kebijakan, terlebih mengenai birokrasi yang masih membutuhkan proses lama dibanding negara lain.

Rizal juga menilai saat ini Indonesia tidak terlalu dilirik sebagai negara tujuan relokasi dari Cina. Padahal jika Indonesia menjadi pilihan para investor untuk realokasi, akan mendongkrak pertumbuhan industri Tanah Air.

“Kalau kita siap, kita perbaiki kebijakannya. Kalau itu terjadi, untuk mencapai pertumbuhan industri 15 persen bukan hal yang susah,” ujar Rizal yang juga Mantan Menteri Koordinator Perekonomian itu.






5 Olahraga untuk Menambah Tinggi Badan

4 hari lalu

5 Olahraga untuk Menambah Tinggi Badan

Mengikuti beberapa latihan olahraga untuk menambah tinggi badan dapat membantu Anda menjadi lebih tinggi. Apa saja olahraga yang dapat membantu meninggikan badan?


Gubernur BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Tembus 4,5-5,3 Persen pada 2023

5 hari lalu

Gubernur BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Tembus 4,5-5,3 Persen pada 2023

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 bisa mencapai 4,5-5,3 persen.


Pemerintah Ingin Lepas dari Status Negara Middle Income Trap, Menperin Andalkan Sektor Ini

13 hari lalu

Pemerintah Ingin Lepas dari Status Negara Middle Income Trap, Menperin Andalkan Sektor Ini

Menperin menilai penguatan industri manufaktur dapat membantu Indonesia keluar dari jerat status negara berpenghasilan menengah.


Mengenal Akromegali, Saat Tubuh Memproduksi Banyak Hormon Pertumbuhan

31 hari lalu

Mengenal Akromegali, Saat Tubuh Memproduksi Banyak Hormon Pertumbuhan

Hanya 3 sampai 14 dari 100.000 orang yang didiagnosis menderita akromegali atau hormon pertumbuhan berlebih.


Sebut Daya Beli Konsumen dan Ekspor Masih Kuat, Sri Mulyani Jelaskan Tiga Sektor Dorong Ekonomi RI

32 hari lalu

Sebut Daya Beli Konsumen dan Ekspor Masih Kuat, Sri Mulyani Jelaskan Tiga Sektor Dorong Ekonomi RI

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan hasil rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) akhir Oktober 2022.


Mengenal Gigantisme Akibat Kelebihan Hormon Pertumbuhan

28 September 2022

Mengenal Gigantisme Akibat Kelebihan Hormon Pertumbuhan

Gigantisme adalah kondisi langka yang menyebabkan pertumbuhan tidak normal pada anak-anak akibat ada kelainan pada hormon pertumbuhan.


Cegah Polarisasi, LHKP Muhammadiyah Dukung Penghapusan Ambang Batas Presiden

18 September 2022

Cegah Polarisasi, LHKP Muhammadiyah Dukung Penghapusan Ambang Batas Presiden

LHKP Muhammadiyah menyuarakan dukungan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau ambang batas presiden


Penyebab Pertumbuhan Anak Lamban dan Dampaknya

11 September 2022

Penyebab Pertumbuhan Anak Lamban dan Dampaknya

Faltering growth adalah istilah yang digunakan untuk anak dengan pertumbuhan fisik yang lamban. Cek penyebab dan dampaknya.


Terlambat Penanganan HIV Anak Pengaruhi Cara Pengobatannya

4 September 2022

Terlambat Penanganan HIV Anak Pengaruhi Cara Pengobatannya

Penanganan kasus HIV pada anak perlu perhatian khusus. Terlambat penanganan HIV anak bisa berisiko pada tumbuh kembangnya.


PMI Manufaktur Naik, Sri Mulyani: Momentum Harus Dijaga hingga Akhir Tahun

1 September 2022

PMI Manufaktur Naik, Sri Mulyani: Momentum Harus Dijaga hingga Akhir Tahun

Sri Mulyani menyatakan realisasi PMI Manufaktur Indonesia yang pada Agustus 2022 sebesar 51,7 menunjukkan bahwa industri dalam kondisi baik.