Jika Resesi, Menteri Airlangga Yakin RI Tak Separah Negara Lain

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat 20 Maret 2020. Pemerintah resmi meluncurkan situs Kartu Prakerja yang diharapkan dapat membantu tenaga kerja yang terdampak COVID-19 untuk meningkatkan keterampilan melalu berbagai jenis pelatihan secara daring yang dapat dipilih sesuai minat masing-masing pekerja. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis kalaupun ekonomi nasional terkontraksi dan masuk ke era resesi, kontraksinya tidak separah negara-negara lainnya. "Kami harus menjaga agar di kuartal 3 tidak negatif atau bahkan bisa masuk ke nol," ujarnya dalam webinar bersama Pemuda Muhammadiyah pada Kamis, 23 Juli 2020.

Ia tak memungkiri kemungkinan Indonesia jatuh ke jurang resesi bila kuartal ketiga pertumbuhan ekonomi minus. Secara teknis, kata Airlangga, sebuah negara akan mengalami resesi ketika mengalami pertumbuhan ekonomi negatif dua kuartal berturut-turut. "Untuk kuartal dua ekonomi tumbuh negatif. Tapi tidak sedalam yang lain (negara lain)."

Dalam acara ini, Airlangga sebenarnya juga menampilkan paparan yang menuliskan ekonomi Indonesia diproyeksikan tumbuh minus 1 persen yoy pada kuartal 3. Tapi, Ia tidak menyinggung soal prediksi ini.

Bukan hanya Airlangga, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu juga sudah menyampaikan prediksi ekonomi kuartal kedua tahun ini akan tumbuh negatif. "Ini belum ada data resmi untuk Q2, kami sudah tahu pasti negatif," kata Febrio, Senin, 20 Juli 2020.

Di sisi lain, sejumlah negara lain saat ini sudah jatuh ke jurang resesi. Terdekat yaitu Singapura, yang sudah dua kali tumbuh negatif, minus 0,3 persen pada kuartal 1 dan minus 12 pada kuartal 2.

Namun, kata Airlangga, dalam kondisi saat ini tidak ada negara yang aman dari resesi. Kini, pemerintah pun mengandalkan belanja negara sebagai pengungkit perekonomian. Lalu, bantuan sosial secara tunai juga diharapkan agar ekonomi bisa tumbuh di atas 0 persen pada kuartal 3 dan 4 tahun ini.






Jokowi Pamer Lagi Capaian Ekonomi RI: Semua Kepala Negara Pusing, Indonesia Tidak

8 menit lalu

Jokowi Pamer Lagi Capaian Ekonomi RI: Semua Kepala Negara Pusing, Indonesia Tidak

Jokowi bersyukur perekonomian Indonesia berada di posisi yang baik ketika ekonomi di negara lain dan global dalam kondisi yang sulit.


Ekonomi Mulai Bangkit, Sri Mulyani Sebut Defisit APBN Tahun Ini Turun jadi Rp 598 T

21 jam lalu

Ekonomi Mulai Bangkit, Sri Mulyani Sebut Defisit APBN Tahun Ini Turun jadi Rp 598 T

Sri Mulyani menyatakan Indonesia dapat menangani pandemi sekaligus mengelola dampak sangat baik dibandingkan banyak negara-negara lain di dunia.


Jokowi Kutip Pernyataan Bos IMF: Di Tengah Dunia yang Gelap, RI Adalah Titik Terang

21 jam lalu

Jokowi Kutip Pernyataan Bos IMF: Di Tengah Dunia yang Gelap, RI Adalah Titik Terang

Presiden Jokowi mengutip pernyataan Managing Director Dana Moneter Internasional (IMF) yang memuji kondisi ekonomi Indonesia.


Mulai Hari Ini Hingga 7 Desember, Buruh Gelar Demo Besar-besaran Tolak Kenaikan UMP DKI Jakarta

1 hari lalu

Mulai Hari Ini Hingga 7 Desember, Buruh Gelar Demo Besar-besaran Tolak Kenaikan UMP DKI Jakarta

Sejumlah serikat buruh dan Partai Buruh dijadwalkan menggelar demonstrasi besar-besaran sebagai bentuk penolakan kenaikan UMP DKI Jakarta 2023.


10 Cara Hadapi Resesi dan PHK Massal, Salah Satunya: Kelas Menengah Harus Segera Lunasi Utang

1 hari lalu

10 Cara Hadapi Resesi dan PHK Massal, Salah Satunya: Kelas Menengah Harus Segera Lunasi Utang

Berikut cara menghadapi resesi bagi masyarakat kalangan menengah mulai dari melunasi utang hingga mempersiapkan dana darurat


Jokowi Sebut Situasi Tahun Depan Sangat Sulit: Kita Harus Memiliki Perasaan yang Sama

1 hari lalu

Jokowi Sebut Situasi Tahun Depan Sangat Sulit: Kita Harus Memiliki Perasaan yang Sama

Jokowi mengatakan kekeliruan dalam mengimplementasikan kebijakan fiskal maupun moneter dapat menimbulkan risiko yang besar.


CORE Minta Pemerintah Tak Jorjoran Beri BLT: Kita Butuh Stimulus Kebijakan

1 hari lalu

CORE Minta Pemerintah Tak Jorjoran Beri BLT: Kita Butuh Stimulus Kebijakan

Selain BLT, menurut Hendri, pemerintah mesti membuat kebijakan yang mendorong perputaran ekonomi.


Ada Ancaman Resesi, Kredivo Beberkan Strategi Jaga Rasio Kredit di Bawah 5 Persen

1 hari lalu

Ada Ancaman Resesi, Kredivo Beberkan Strategi Jaga Rasio Kredit di Bawah 5 Persen

Kredivo mengklaim menjaga matriks risiko dengan membuat credit scoring secara lebih akurat.


Optimistis Aman dari Resesi Global, CORE: Ekonomi Indonesia Tradisional

1 hari lalu

Optimistis Aman dari Resesi Global, CORE: Ekonomi Indonesia Tradisional

Ekonom senior Center of Reform on Economics (CORE) Hendri Saparini menyebut ancaman resesi global bukan hal yang menakutkan bagi Indonesia.


Gubernur BI: Koordinasi Erat Jadi Kekuatan RI Hadapi Ekonomi Dunia yang Bergejolak

1 hari lalu

Gubernur BI: Koordinasi Erat Jadi Kekuatan RI Hadapi Ekonomi Dunia yang Bergejolak

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyatakan Indonesia memiliki kekuatan tersendiri untuk menghadapi perekonomian global yang bergejolak.