Industri Makanan dan Minuman Sumbang Nilai Ekspor Terbesar

Reporter

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang memberikan keterangannya seusai rapat di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu, 30 Oktober 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

TEMPO.CO, Jakarta - Industri makanan dan minuman serta industri logam dasar masih memberikan kontribusi paling besar terhadap capaian nilai ekspor pada sektor manufaktur, dengan masing-masing menyumbang sebesar US$ 13,73 miliar dan US$ 10,87 miliar sepanjang semester I tahun 2020. Kedua sektor unggulan tersebut mampu menunjukkan geliatnya menembus pasar internasional di tengah pandemi Covid-19.

“Industri makanan dan minuman merupakan salah satu sektor yang memiliki demand tinggi ketika pandemi Covid-19. Sebab, masyarakat perlu mengonsumsi asupan yang bergizi untuk meningkatkan imunitas tubuhnya dalam upaya menjaga kesehatan,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita lewat keterangannya di Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020.

Agus mengungkapkan industri makanan dan minuman juga sebagai sektor usaha yang mendominasi di Tanah Air, terutama Industri Kecil Menengah (IKM). Hal ini yang menjadi tumpuan bagi berputarnya roda ekonomi nasional.

“Sesuai aspirasi pada peta jalan Making Indonesia 4.0, kami menargetkan industri makanan dan minuman akan mampu merajai di wilayah Asia Tenggara,” ujar Agus.

Ia menyebutkan sudah banyak produk makanan dan minuman Indonesia digemari konsumen mancanegara. Misalnya mi instan yang sangat diminati negara-negara di Afrika. Untuk itu Kemenperin mendorong perluasan pasar dan diversifikasi produk makanan dan minuman yang berorientasi ekspor.

Sementara itu kinerja gemilang yang dicatatkan oleh industri logam dasar merupakan bukti berjalannya kebijakan hilirisasi di sektor tersebut.

“Artinya, dengan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam kita, hasilnya adalah penerimaan devisa dari ekspor. Selain itu multiplier effect lainnya, aktivitas industri dapat menyerap tenaga kerja,” kata Agus.

Apalagi industri logam dikategorikan sebagai mother of industry karena produk logam dasar merupakan bahan baku utama yang menunjang bagi kegiatan produksi di sektor lain seperti industri otomotif, maritim, elektronik, dan sebagainya.

Kontribusi ini yang membuat industri logam dasar dinilai berperan menjadi tulang punggung bagi perekonomian nasional.

“Kami sedang mendorong industri logam siap memasuki era Industri 4.0 dengan menerapkan teknologi digital. Tujuannya agar bisa meningkatkan produktivitas dan kualitas secara lebih efisien. Jadi Industri 4.0 bukan untuk mengurangi tenaga kerjanya, tetapi memacu added value manusianya,” ujar Agus.

Selain itu industri logam dasar punya orientasi pasar ekspor yang potensial sehingga produknya perlu didorong go international.

Industri pengolahan nonmigas masih konsisten menjadi sektor yang memberikan kontribusi paling besar terhadap capaian nilai ekspor nasional.

Pada periode Januari-Juni tahun 2020, total nilai pengapalan produk sektor manufaktur menembus hingga US$ 60,76 miliar atau menyumbang 79,52 persen dari keseluruhan angka ekspor nasional yang mencapai US$ 76,41 miliar.

“Kami akan menjaga momentum saat ini dengan percepatan stimulus sektor manufaktur pada semester II-2020. Percepatan stimulus ke sektor manufaktur dapat mendorong industri berorientasi ekspor untuk meningkatkan kapasitas produksinya,” ujarnya.

Hal tersebut dilakukan untuk memanfaatkan potensi permintaan pada negara mitra dagang Indonesia.

ANTARA






Pastikan Kebijakan Rasio Hak Ekspor CPO Tidak Berubah, Kemendag: Informasi Lain Hoaks

9 jam lalu

Pastikan Kebijakan Rasio Hak Ekspor CPO Tidak Berubah, Kemendag: Informasi Lain Hoaks

Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan kebijakan ihwal ekspor produk minyak sawit atau crude palm oil (CPO) tak akan berubah.


Volodymyr Zelenskiy Upayakan Ekspor Biji-bijian Rp2,3 Triliun

1 hari lalu

Volodymyr Zelenskiy Upayakan Ekspor Biji-bijian Rp2,3 Triliun

Volodymyr Zelenskiy ingin membantu mengekspor biji-bijian dan gandum untuk membantu mengatasi kelaparan dan kekeringan


Pemerintah Ingin Lepas dari Status Negara Middle Income Trap, Menperin Andalkan Sektor Ini

6 hari lalu

Pemerintah Ingin Lepas dari Status Negara Middle Income Trap, Menperin Andalkan Sektor Ini

Menperin menilai penguatan industri manufaktur dapat membantu Indonesia keluar dari jerat status negara berpenghasilan menengah.


Indonesia Ekspor Ikan Sarden Kaleng ke Australia Senilai Rp 14 Miliar

6 hari lalu

Indonesia Ekspor Ikan Sarden Kaleng ke Australia Senilai Rp 14 Miliar

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melepas ekspor perdana produk ikan sarden kaleng produksi CV Pasific Harvest ke Australia.


Sejumlah Risiko Jika Indonesia Kalah Banding Larangan Ekspor Nikel di WTO

6 hari lalu

Sejumlah Risiko Jika Indonesia Kalah Banding Larangan Ekspor Nikel di WTO

Bhima Yudhistira, menilai kekalahan gugatan RI soal kebijakan larangan ekspor nikel akan berdampak signifikan untuk Indonesia.


4 Perusahaan Indonesia Teken Kontrak Ekspor ke Cile Senilai Rp 90 Miliar

7 hari lalu

4 Perusahaan Indonesia Teken Kontrak Ekspor ke Cile Senilai Rp 90 Miliar

Dalam skema persetujuan kemitraan itu, terdapat lima kontrak bisnis senilai US$ 5,8 juta atau setara Rp 90 miliar ekspor Indonesia ke Cile.


Ini Empat Sumber Pertumbuhan RI untuk Bisa Jadi Negara Maju pada 2045

8 hari lalu

Ini Empat Sumber Pertumbuhan RI untuk Bisa Jadi Negara Maju pada 2045

Bambang PS Brodjonegoro menyampaikan empat sumber pertumbuhan yang dapat dimaksimalkan oleh Indonesia untuk mencapai tujuannya menjadi negara maju


Bank Indonesia Catat Surplus Transaksi Berjalan Naik jadi USD 4,4 Miliar

10 hari lalu

Bank Indonesia Catat Surplus Transaksi Berjalan Naik jadi USD 4,4 Miliar

BI mengumumkan transaksi berjalan di Tanah Air kembali naik pada kuartal ketiga tahun 2022 ini. Hal tersebut didorong oleh kuatnya kinerja ekspor.


Buruh Ancam Mogok Kerja Jika PP 36/2021 Tetap Jadi Landasan Aturan Upah, Pengusaha: Pasrah

11 hari lalu

Buruh Ancam Mogok Kerja Jika PP 36/2021 Tetap Jadi Landasan Aturan Upah, Pengusaha: Pasrah

Para buruh menyatakan akan mogok kerja bila pemerintah tidak mengubah PP nomor 36 tahun 2021 tentang Pengupahan sebagai acuan dalam menaikan UMP/UMK.


Kesepakatan Ekspor Biji-bijian Ukraina Diperpanjang Empat Bulan

11 hari lalu

Kesepakatan Ekspor Biji-bijian Ukraina Diperpanjang Empat Bulan

Pejabat Ukraina dan Turki mengatakan kesepakatan yang memungkinkan Ukraina mengekspor biji-bijiannya melalui Laut Hitam diperpanjang empat bulan lagi