Teten Masduki Sampaikan 3 Fase Pemulihan Koperasi

Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki menyatakan telah menyiapkan tiga fase untuk memulihkan koperasi melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB). Ketiganya adalah fase survival, fase pemulihan ekonomi, dan fase pertumbuhan ekonomi.

“Sebagaimana arahan bapak Presiden untuk melakukan upaya-upaya cepat dan komprehensif membantu koperasi dan UMKM menghadapi pandemi Covid-19,” tutur dia di Istana Negara pada Kamis, 23 Juli 2020.

Terkait fase pertama atau fase survival, Teten menjelaskan telah merestrukturisasi pinjaman mitra LPDB dalam bentuk penundaan pembayaran angsuran dan jasa selama 12 bulan terhadap 40 mitra koperasi. “Sudah 100 persen,” ucap Teten.

Adapun fasilitas yang diberikan ialah penundaan pokok, penundaan jasa, pengurangan jasa, perpanjangan waktu dan penambahan fasilitas pinjaman atau pembiayaan dengan total outstanding sebesar Rp 135,7 miliar. Dalam program ini, lanjutnya, LPDB tak mengenakan bunga selama masa penundaan pembayaran sehingga ini merupakan subsidi bunga dari LPDB sebesar 100 persen selama satu tahun.

Adapun fase kedua atau fase pemulihan ekonomi, Teten mengungkapkan alokasi tambahan sebesar Rp 1 triliun untuk pemulihan ekonomi khusus disalurkan kepada koperasi dengan bunga 3 persen atau sekitar 1,5 persen flat per tahun. Anggaran itu untuk menjangkau sekitar 4,8 juta UMKM anggota koperasi.

Penyaluran pinjaman atau pembiayaan baru telah dilakukan sebesar Rp 381,4 miliar dengan rincian untuk koperasi pola konvensional sebesar Rp 21,8 miliar terdiri dari 13 mitra, lalu dengan pola syariah sebesar Rp 109 miliar dengan 21 mitra.

Sedangkan untuk fase terakhir atau fase pertumbuhan ekonomi, Teten menyatakan telah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk memudahkan akses pembiayaan koperasi dan UMKM dengan bunga ringan dan pendampingan.

“Dari exercise kami dengan koperasi simpan pinjam, koperasi BMT (Baitul Maal wa Tamwil atau syariah), kami ke depan melihat koperasi ini bisa jadi mitra pemerintah untuk menyalurkan pembiayaan yang murah dan mudah untuk UMKM,” kata Teten.

Menurut Teten, saat ini terdapat 123.048 unit koperasi dengan total anggota 22 juta orang, aset Rp 152 triliun, dan omzet Rp 154 triliun.

Dari total jumlah koperasi, koperasi konsumen mencapai 59 persen, koperasi produsen 19 persen, koperasi simpan pinjam 13 persen, koperasi jasa 4,85 persen, dan koperasi pemasaran 2,6 persen.

MUHAMMAD BAQIR I KODRAT






Mengadu ke DPRD DKI, Paguyuban Sate Taichan Tolak Direlokasi ke Area Parkir Senayan City

3 jam lalu

Mengadu ke DPRD DKI, Paguyuban Sate Taichan Tolak Direlokasi ke Area Parkir Senayan City

Paguyuban Sate Taichan Senayan menolak direlokasi ke area parkir mal Senayan City. Para pedagang sate taichan ini mengadu ke DPRD DKI Jakarta.


Koperasi Batal Diawasi OJK, Kemenkop Minta Saran untuk Susun RUU Perkoperasian

6 jam lalu

Koperasi Batal Diawasi OJK, Kemenkop Minta Saran untuk Susun RUU Perkoperasian

Wacana pengawasan koperasi simpan pinjam di bawah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah dipastikan batal.


Salurkan Pinjaman Rp 300 Miliar, Fintech Lending Kredito Rangkul Lazada

6 jam lalu

Salurkan Pinjaman Rp 300 Miliar, Fintech Lending Kredito Rangkul Lazada

Kredito menjalin kolaborasi pertamanya dengan e-commerce Lazada dan membidik penyaluran pinjaman lebih dari Rp300 miliar.


Harga Kebutuhan Pokok Naik, Pasar Jaya Perkuat Koordinasi Kendalikan Harga

1 hari lalu

Harga Kebutuhan Pokok Naik, Pasar Jaya Perkuat Koordinasi Kendalikan Harga

Pasar Jaya memperkuat koordinasi lintas instansi sebagai langkah untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok di Jakarta agar tetap stabil.


Pemerintah Jelaskan Penyebab Baru 20 Persen UMKM yang Miliki Akses ke Kredit Perbankan

1 hari lalu

Pemerintah Jelaskan Penyebab Baru 20 Persen UMKM yang Miliki Akses ke Kredit Perbankan

Yulius mencatat hanya 20 persen usaha kecil dan menengah (UKM) yang memiliki akses kredit ke perbankan.


Indonesia Butuh 9 Juta Talenta Digital, Sandiaga: Pemerintah dan Dunia Usaha Harus Kerja Sama

1 hari lalu

Indonesia Butuh 9 Juta Talenta Digital, Sandiaga: Pemerintah dan Dunia Usaha Harus Kerja Sama

Sandiaga Uno mengatakan pemenuhan kebutuhan 9 juta talenta digital harus dikerjakan bersama antara pemerintah dan dunia usaha


NFA Apresiasi OKKPD yang Berhasil Terbitkan Label Hijau untuk UMKM

1 hari lalu

NFA Apresiasi OKKPD yang Berhasil Terbitkan Label Hijau untuk UMKM

Ada 18 kabupaten yang menerima penghargaan.


RUU PPSK Akan Atur Lingkup Pengawasan OJK, Mirza Adityaswara: Kita Monitor

2 hari lalu

RUU PPSK Akan Atur Lingkup Pengawasan OJK, Mirza Adityaswara: Kita Monitor

OJK akan terus memantau perkembangan pembahasan RUU PPSK, terutama soal topik-topik yang berkaitan dengan pengawasan otoritas tersebut.


Sepanjang 2022, Program Keringanan Utang Bantu 2.109 Debitur Kecil

3 hari lalu

Sepanjang 2022, Program Keringanan Utang Bantu 2.109 Debitur Kecil

Program keringanan utang yang diluncurkan pemerintah pada tahun ini telah membantu 2.109 debitur kecil.


Ganjar Pranowo Ungkap Pentingnya Medsos untuk Komunikasi Langsung dengan Rakyat

3 hari lalu

Ganjar Pranowo Ungkap Pentingnya Medsos untuk Komunikasi Langsung dengan Rakyat

Ganjar Pranowo mengungkap pentingnya penggunaan media sosial bagi pemimpin masa kini untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas.