9 Fakta di Balik Kasus Dana Klien Jouska Indonesia

Ilustrasi perencanaan keuangan (pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan perencana keuangan, PT Jouska Finansial Indonesia, kini tengah menjadi sorotan publik. Terbukanya masalah terkait Jouska ini awalnya berasal dari keluhan sejumlah klien yang kemudian viral diperbincangkan di sejumlah media sosial, salah satunya Twitter.

Tempo mengumpulkan sederet fakta di balik kejadian ini, berikut di antaranya:

1. Berawal dari Keluhan Klien

Selasa malam, 21 Juli 2020, sejumlah warganet yang merasa dirugikan oleh Jouska buka suara. Jouska disebut-sebut telah mengarahkan para pelanggan perusahaan itu untuk mengoleksi saham yang diduga gorengan dan berujung pada kerugian tak sedikit ketika kinerja saham tersebut memburuk.  

Salah satu netizen @yakobus_alvin mengaku telah menyerahkan total dana Rp 65 juta sepanjang tahun 2018-2019 untuk dikelola Jouska. Tapi belakangan bukannya berkembang tapi nilai dananya jeblok hingga lebih dari 70 persen atau menjadi minus Rp 36 jutaan. "Dikelola ya, bukan sekedar diarahkan," kata Alvin, seperti dikutip dari cuitannya, Selasa malam, 21 Juli 2020. 

Alvin mempersilakan Tempo mengutip cuitannya tersebut. Ia mengaku semula tertarik menggunakan jasa perencanaan keuangan Jouska karena melihat konten di Instagram yang sangat menarik. "Booming banget di IG. Kontennya menarik dan sebagai pemula di bidang keuangan pasti tergerak dong karena kontennya," ucapnya.

2. Pihak Ketiga PT Amarta Investa Indonesia

Dalam praktik normal, perencana keuangan hanya bertindak sebagai penasehat saja. Mereka tidak ikut-ikutan mengelola dana milik klien layaknya manajer investasi.

Namun dalam penuturan Alvin, ia diberi penawaran paket selama kontrak setahun ke depan. Di dalamnya, ada paket investasi dan asuransi kesehatan. "Keliatannya Jouska menggandeng pihak ketiga untuk mengelola uang di pasar saham. Namanya Amarta Investa," tuturnya.

Di dalam thread cuitannya tersebut, Alvin melampirkan sejumlah bukti surat penawaran paket oleh Jouska, bukti pembayaran jasa perencanaan keuangan, hingga perjanjian kerja antara dirinya dengan PT Amarta Investa Indonesia. 






OJK Rilis Aturan Baru Batas Maksimum Kredit BPR dan BPRS, Berapa ?

29 menit lalu

OJK Rilis Aturan Baru Batas Maksimum Kredit BPR dan BPRS, Berapa ?

OJK menerbitkan aturan tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit BPR dan BPR Syariah


Sembilan Bank Asing, Daerah, Swasta, dan Syariah Resmi Jadi Peserta BI-FAST Tahap V

1 jam lalu

Sembilan Bank Asing, Daerah, Swasta, dan Syariah Resmi Jadi Peserta BI-FAST Tahap V

Sembilan bank daerah, swasta, asing, dan bank syariah resmi menjadi peserta BI-FAST tahap V melalui Multi-tenancy Infrastruktur Sharing.


Saham GoTo Diprediksi Terus Melemah, Bagaimana Nasib Investor?

2 jam lalu

Saham GoTo Diprediksi Terus Melemah, Bagaimana Nasib Investor?

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) terhempas dari daftar 10 besar emiten dengan kapitalisasi pasar besar (big cap)


Potensi KUHP Perburuk Iklim Investasi, Ekonom Beri Dua Catatan Merah

3 jam lalu

Potensi KUHP Perburuk Iklim Investasi, Ekonom Beri Dua Catatan Merah

Bhima Yudhistira memiliki dua catatan terhadap pasar Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang berpotensi memperburuk iklim investasi di Indonesia.


Loket Stasiun Dirusak Calon Penumpang, PT KAI Bakal Proses Pelaku Secara Hukum

3 jam lalu

Loket Stasiun Dirusak Calon Penumpang, PT KAI Bakal Proses Pelaku Secara Hukum

PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk mematuhi persyaratan dan tidak berbuat anarkis.


Koperasi Batal Diawasi OJK, Kemenkop Minta Saran untuk Susun RUU Perkoperasian

6 jam lalu

Koperasi Batal Diawasi OJK, Kemenkop Minta Saran untuk Susun RUU Perkoperasian

Wacana pengawasan koperasi simpan pinjam di bawah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah dipastikan batal.


RUU PPSK Mulus Melaju ke Sidang Paripurna, Simak 4 Poin Penting di Dalamnya

10 jam lalu

RUU PPSK Mulus Melaju ke Sidang Paripurna, Simak 4 Poin Penting di Dalamnya

RUU PPSK disepakati untuk selanjutnya dibawa ke tingkat II dalam sidang paripurna. Apa saja poin penting yang diatur dalam RUU tersebut?


PHK 1.300 Karyawan, Manajemen GoTo: Langkah Sulit, Tapi Demi Bisnis Makin Sehat

17 jam lalu

PHK 1.300 Karyawan, Manajemen GoTo: Langkah Sulit, Tapi Demi Bisnis Makin Sehat

Direktur GOTO Melissa Siska Juminto mengatakan PHK terhadap 1.300 karyawan pada November lalu dilakukan untuk mendorong kinerja bisnis yang semakin sehat.


Tumbal Korban Janji Cuan Wanaartha

19 jam lalu

Tumbal Korban Janji Cuan Wanaartha

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha perusahaan asuransi Wanaartha Life alias, Senin, 5 Desember 2022.


Draf Terbaru RUU PPSK Pastikan Politikus Tetap Dilarang Masuk Dewan Gubernur BI

23 jam lalu

Draf Terbaru RUU PPSK Pastikan Politikus Tetap Dilarang Masuk Dewan Gubernur BI

Draf dokumen terbaru RUU PPSK menyebutkan politikus tetap dilarang masuk masuk ke dalam jajaran dewan Gubernur BI.