Luhut Pandjaitan Puji Pertamina Tuntaskan PLBC dan RDMP Cilacap

Reporter

Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan usai membagikan peta dan CSR Pertamina dalam acara Gerakan Aksi Bersih peringatan Hari Bumi di Tempat Pelelamgan Ikan Cilincing, Jakarta Utara, 6 Mei 2017. TEMPO/INGE KLAR

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengapresiasi PT Pertamina (Persero) yang menuntaskan Proyek Langit Biru Cilacap (PLBC) dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 41,52 persen dan target TKDN 50 persen pada proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Cilacap.

Luhut menuturkan Pertamina sudah sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang selalu menekankan untuk memaksimalkan penggunaan produk dalam negeri, termasuk dalam pengelolaan energi baru dan terbarukan. “Semua yang bisa dibuat di dalam negeri, agar dibuat di dalam negeri. Itulah Indonesia yang disebut era new normal,” ujar Luhut dalam siaran pers, Selasa, 21 Juli 2020.

Selain kunjungan ke RDMP Cilacap, Luhut meninjau PLBC yang telah terintegrasi dengan Kilang Cilacap. Menurutnya, sejak beroperasinya PLBC, produksi Pertamax RON 92 di Kilang Cilacap meningkat signifikan menjadi 1,6 juta barrel per bulan dari sebelumnya 1 juta barrel.

Luhut kembali mengapresiasi Pertamina atas selesainya PLBC pada 2019 dan kemajuan TKDN yang lebih baik. Ke depannya diharapkan memiliki cakupan lebih luas, tidak hanya di pembangunan sipil, tetapi juga komponen lainnya dalam pembangunan infrastruktur. 

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan dari total capex proyek PLBC senilai US$ 392 juta dan penyerapan 3.000 tenaga kerja, Pertamina berhasil menerapkan TKDN di atas target yang ditetapkan sebelumnya sebesar 30 persen.  

"Saat ini, Pertamina terus mendorong implementasi TKDN pada RDMP Cilacap dengan target minimal 40 persen hingga maksimal 50 persen dari total investasi US$5,8 miliar dan penyerapan 20.000 pekerja pada puncak konstruksi dan 500-800 orang pada saat operasional," katanya.

Menurutnya, dengan penerapan TKDN yang tinggi, diharapkan bisa memberikan multiplier effect terhadap GDP sebesar US$ 2 miliar. 

Dalam 3 tahun terakhir, imbuhnya, TKDN dalam proyek Pertamina terus meningkat. Sesuai hasil audit BPKP tahun 2018, TKDN Pertamina mencapai 38,17 persen dan naik menjadi 43,16 persen pada tahun 2019. Sementara sesuai prognosa kuartal I/2020, TKDN Pertamina mencapai 52,20 persen.

BISNIS






Pasokan BBM Selama Libur Nataru 2023 Diklaim Aman, Begini Kata Pertamina

5 jam lalu

Pasokan BBM Selama Libur Nataru 2023 Diklaim Aman, Begini Kata Pertamina

Pertamina telah memetakan lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami peningkatan permintaan BBM selama libur nataru 2023, khususnya di destinasi wisata.


Kala Wamen BUMN Sebut Utang Pertamina Hulu Energi Rp 70,2 T dan Rencana IPO Tahun Depan

5 jam lalu

Kala Wamen BUMN Sebut Utang Pertamina Hulu Energi Rp 70,2 T dan Rencana IPO Tahun Depan

Pahala N. Mansury menjelaskan kondisi pendanaan di salah satu anak usaha BUMN, PT Pertamina Hulu Energi (PHE).


MyPertamina Tak Hanya untuk Subsisi BBM: Ada Program Promosi hingga Pembayaran

10 jam lalu

MyPertamina Tak Hanya untuk Subsisi BBM: Ada Program Promosi hingga Pembayaran

Sebanyak 3,1 juta pemakai kendaraan telah mendaftarkan diri sebagai pengguna MyPertamina.


Dugaan Korupsi BBM, Kantor Pertamina di Kalimantan Selatan Digeledah

14 jam lalu

Dugaan Korupsi BBM, Kantor Pertamina di Kalimantan Selatan Digeledah

Bareskrim telah meningkatkan status penanganan kasus dugaan korupsi BBM yang melibatkan Pertamina ke tahap penyidikan.


Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG untuk Natal dan Tahun Baru Aman

16 jam lalu

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG untuk Natal dan Tahun Baru Aman

Pertamina telah memetakan lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami peningkatan permintaan selama libur akhir tahun, khususya di destinasi wisata.


Sopir Truk Pakai HP Jadul Bingung Beli Solar dengan QR Code, Ini Kata Pertamina

17 jam lalu

Sopir Truk Pakai HP Jadul Bingung Beli Solar dengan QR Code, Ini Kata Pertamina

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution, menanggapi keluhan sopir truk saat membeli solar dengan QR Code karena menggunakan handphone jadul.


4 Anak Usaha BUMN Segera IPO pada 2023, dari PGE hingga Palm Co

19 jam lalu

4 Anak Usaha BUMN Segera IPO pada 2023, dari PGE hingga Palm Co

Akan ada empat anak usaha BUMN yang bakal melaksanakan IPO pada 2023.


PSI Pertemukan Warga Pancoran dan Pertamina soal Sengketa Lahan: Ada Kejelasan

1 hari lalu

PSI Pertemukan Warga Pancoran dan Pertamina soal Sengketa Lahan: Ada Kejelasan

Pimpinan Fraksi PSI DPRD DKI mendatangi kantor PT Pertamina untuk membahas status lahan di Jalan Pengadegan Utara Raya, Pancoran, Jakarta Selatan


Fraksi PSI DPRD DKI Pertemukan Warga dan Pertamina, Perjelas Status Tanah di Pancoran

2 hari lalu

Fraksi PSI DPRD DKI Pertemukan Warga dan Pertamina, Perjelas Status Tanah di Pancoran

Fraksi PSI DPRD DKI mempertemukan warga dengan PT Pertamina hari ini. Mediasi tersebut untuk memperjelas status tanah di Jalan Pengadegan, Pancoran


RI Sulit Impor Minyak Rusia, Energy Watch: Ada Ancaman dari Amerika dan Sekutunya

2 hari lalu

RI Sulit Impor Minyak Rusia, Energy Watch: Ada Ancaman dari Amerika dan Sekutunya

Kebijakan pembatasan harga sejatinya tak menutup kesempatan Indonesia mengimpor minyak Rusia.