Terancam Resesi, Core Prediksi Ekonomi RI Bisa Minus 3 Persen

Warga beraktivitas di permukiman bantaran sungai Ciliwung, Manggarai, Jakarta, Rabu, 15 Juli 2020. Hingga Maret 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan bertambah 1,63 juta, menjadi 26,42 juta orang. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal mengatakan ancaman resesi tidak hanya mengancam negara-negara maju, tetapi juga negara-negara berkembang.

Ia pun memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2020 akan terkontraksi hingga kisaran minus 1,5 persen. "Namun, jika angka kasus baru Covid-19 terus meningkat sepanjang tahun ini dan pemerintah kembali memberlakukan PSBB, maka CORE memperkirakan kontraksi ekonomi Indonesia bisa mencapai minus 3 persen," kata dia saat diskusi virtual, Selasa, 21 Juli 2020

Lembaga internasional juga kerap merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global. Terakhir pada Juni 2020, IMF dan World Bank memproyeksikan ekonomi global akan kontraksi sebesar masing-masing minus 4,9 persen dan minus 5,2 persen, sementara OECD memproyeksi lebih dalam yaitu minus 6 persen.

Mengacu pada proyeksi tersebut, Faisal mengatakan penurunan ekonomi global tahun ini merupakan kontraksi yang terdalam sejak Perang Dunia II. "Namun, ketidakpastian mengenai rentang waktu dan intensitas pandemi ini berpotensi mengerek ekonomi global turun lebih dalam," tuturnya.

Faisal menuturkan, saat ini negara yang sudah mulai kembali pulih adalah Cina. Namun, menurutnya pemulihan global baru akan terjadi jika pandemi Covid-19 tertangani secara meluas, tidak hanya di beberapa negara.






Terkini Bisnis: Penjelasan BRI Soal Uang Nasabah Raib, Daftar Perusahaan yang PHK Karyawannya

4 jam lalu

Terkini Bisnis: Penjelasan BRI Soal Uang Nasabah Raib, Daftar Perusahaan yang PHK Karyawannya

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Sabtu sore, 26 November 2022 antara lain tentang penjelasan BRI soal uang nasabah raib Rp 10 juta.


Dibayangi Resesi, Gaikindo Targetkan Penjualan Mobil 975 Ribu Unit Tahun Depan

1 hari lalu

Dibayangi Resesi, Gaikindo Targetkan Penjualan Mobil 975 Ribu Unit Tahun Depan

Gaikindo menargetkan penjualan mobil 900 ribu unit tahun ini. Penjualan 851.413 mobil hingga Oktober 2022


Terpopuler Bisnis: Sri Mulyani Kaji Pemberian Bantuan Cegah PHK, Dana Pemda Nganggur Rp 278 T

1 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Sri Mulyani Kaji Pemberian Bantuan Cegah PHK, Dana Pemda Nganggur Rp 278 T

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Kamis, 24 November 2022, dimulai dari Sri Mulyani mempertimbangkan pemberian bantuan PHK.


Terkini Bisnis: Daftar 22 Perusahaan Lakukan PHK Tahun Ini, Pengusaha Ajukan Uji Materiil Permenaker Soal UMP

2 hari lalu

Terkini Bisnis: Daftar 22 Perusahaan Lakukan PHK Tahun Ini, Pengusaha Ajukan Uji Materiil Permenaker Soal UMP

Berita terkini ekonomi dan bisnis pada Kamis petang, 24 November 2022, dimulai dari daftar perusahaan yang melakukan PHK karyawan selama tahun ini.


Ekonomi Dunia Tahun Depan Diprediksi 2,2 Persen, Asia Jadi Mesin Pertumbuhan

3 hari lalu

Ekonomi Dunia Tahun Depan Diprediksi 2,2 Persen, Asia Jadi Mesin Pertumbuhan

Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) memproyeksikan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) global turun.


Kenaikan Upah Minimum Diharapkan Dorong Daya Beli, Teten Optimistis UMKM Tahan dari Resesi 2023

4 hari lalu

Kenaikan Upah Minimum Diharapkan Dorong Daya Beli, Teten Optimistis UMKM Tahan dari Resesi 2023

Menaikkan daya beli memang menjadi tujuan utama pemerintah dalam menaikan upah minimum.


Pengusaha Cina Prihatin Bisnis Anjlok karena Aturan Covid-19 Terlalu Ketat

4 hari lalu

Pengusaha Cina Prihatin Bisnis Anjlok karena Aturan Covid-19 Terlalu Ketat

Para pelaku usaha di Cina mengeluh karena menghadapi iklim bisnis yang lesu buntut dari aturan Covid-19 yang ketat.


Terkini Bisnis: Daftar Prediksi UMP 2023 di 34 Provinsi, IMF Soroti Ancaman Resesi

6 hari lalu

Terkini Bisnis: Daftar Prediksi UMP 2023 di 34 Provinsi, IMF Soroti Ancaman Resesi

Berita terkini bisnis hingga siang ini dimulai dari prediksi upah minimum provinsia atau UMP yang berlaku di 34 provinsi mulai tahun 2023.


Upah Minimum Resmi Naik 10 Persen per 2023, Begini Estimasi UMP di 34 Provinsi

6 hari lalu

Upah Minimum Resmi Naik 10 Persen per 2023, Begini Estimasi UMP di 34 Provinsi

Menaker telah mengumumkan upah minimum naik 10 persen mulai tahun depan. Bagaimana estimasi penetapan UMP di 34 provinsi? Daerah mana yang tertinggi?


Tempo Economic Forum: Ancaman Resesi 2023, IMF Cermati 3 Dampak Invasi Rusia

8 hari lalu

Tempo Economic Forum: Ancaman Resesi 2023, IMF Cermati 3 Dampak Invasi Rusia

IMF melihat krisis global karena ketegangan geopolitik akan memperburuk kondisi ekonomi. Krisis pun mendorong negara maju jatuh ke jurang resesi.