Vaksin Beredar 2021, Erick Thohir Ingatkan Protokol Kesehatan

Reporter

Menteri BUMN Erick Thohir dan Dirut Kimia Farma Verdi Budidarmo saat mengunjungi Apotek Kimia Farma di Menteng Huis, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Maret 2020. Tempo/Fajar Pebrianto

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir mengingatkan vaksin Covid-19 sebagai hasil kerja sama PT Bio Farma (Persero) dengan perusahaan farmasi Sinovac, Cina, kemungkinan baru beredar awal 2021. Karena itu, masyarakat tetap harus mematuhi protokol kesehatan pencegahan virus corona jenis baru tersebut.

"Kita ketahui bahwa vaksin baru bisa beredar awal tahun depan, jadi dari sekarang sampai awal tahun depan penting sekali disiplin yang ada di masyarakat," kata Erick di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 21 Juli 2020.

Masyarakat, ujar Menteri BUMN itu, tetap perlu menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menerapkan tata laksana lainnya dalam protokol kesehatan.

Dia mengingatkan saat ini belum waktunya hidup normal, karena Indonesia masih berada dalam pandemi Covid-19. Salah satu kunci keberhasilan dalam penanganan Covid-19 adalah kepatuhan masyarakat dalam menaati protokol kesehatan.

"Jangan juga masyarakat berasumsi ketika ada suasana yang sekarang positif, apakah itu vaksin, apakah itu penyembuhan meningkat, sudah waktunya kita hidup seperti normal yang dulu, bukan itu," ujarnya.

Erick juga memastikan bahwa BUMN farmasi, Bio Farma akan turut terlibat dalam uji klinis dan produksi vaksin tersebut. Selain itu, Bio Farma juga akan memproduksi obat untuk terapi kesembuhan pasien Covid-19.

"Vaksin ini kita pastikan akan ada tapi saya mohon masyarakat juga berdisiplin, supaya tadi kita bisa terus mengantisipasi. Bio Farma juga akan memastikan memproduksi obat untuk terapi kesembuhan," ujar dia.

Indonesia akan menguji klinis calon vaksin Covid-19 hasil kerja sama dengan perusahaan biofarmasi asal Cina, Sinovac Biotech Ltd. Calon vaksin tersebut telah tiba dari Cina pada Minggu, 19 Juli 2020.

Calon vaksin untuk penyakit menular yang telah menimbulkan pandemi global itu telah diserahkan ke Bio Farma. Uji klinis tahap III untuk kandidat vaksin itu akan dilakukan di Bandung, Jawa Barat, dan direncanakan selesai pada Januari 2021.

Bio Farma akan bekerja sama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan, Universitas Padjajaran, dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Menurut rencana, pengujian klinis tahap III ini akan melibatkan 1.620 sampel.

ANTARA






Gernas Bangga Buatan Indonesia untuk UMKM Kalbar Go Global

1 jam lalu

Gernas Bangga Buatan Indonesia untuk UMKM Kalbar Go Global

Menggandeng BNI dan tujuh Rumah BUMN untuk bisa melakukan pelatihan dan pendampingan pengusaha UMKM


H-1 Akad Nikah Kaesang Pangarep - Erina Gudono, Melihat Persiapan di Pendopo Ambarrukmo

3 jam lalu

H-1 Akad Nikah Kaesang Pangarep - Erina Gudono, Melihat Persiapan di Pendopo Ambarrukmo

Prosesi akad nikah Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Pendopo Ambarrukmo rencananya akan diikuti sekitar 250 tamu undangan.


BRI Konsisten Lakukan Digitalisasi Melalui BRImo

6 jam lalu

BRI Konsisten Lakukan Digitalisasi Melalui BRImo

Pertumbuhan volume transaksi di BRImo sampai dengan Oktober 2022 Rp 2.084 triliun


Ditolak Naik KA Pangrango Karena Belum Vaksin, Calon Penumpang Merusak Loket Stasiun Sukabumi

7 jam lalu

Ditolak Naik KA Pangrango Karena Belum Vaksin, Calon Penumpang Merusak Loket Stasiun Sukabumi

Calon penumpang di Stasiun Sukabumi itu marah karena ditolak naik KA Pangrango karena belum vaksin. Merusak kaca loket dan melukai seorang petugas.


Erick Thohir Sebut BUMN Bakal Jadi Off Taker Pangan, Petani: Jangan Sekadar Beli

7 jam lalu

Erick Thohir Sebut BUMN Bakal Jadi Off Taker Pangan, Petani: Jangan Sekadar Beli

Ketua Umum SPI Henry Saragih mengatakan BUMN bisa mengambil peran yang lebih strategis untuk membantu petani berkembang.


Survei Poltracking: Menhan Prabowo Berada di Posisi Teratas Kepuasan Publik

8 jam lalu

Survei Poltracking: Menhan Prabowo Berada di Posisi Teratas Kepuasan Publik

Poltracking menyebut sebagai Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menempati peringkat teratas kepuasan publik di kabinet Jokowi.


Akan Diujicoba, Calon Vaksin Ebola Tiba di Uganda

14 jam lalu

Akan Diujicoba, Calon Vaksin Ebola Tiba di Uganda

Wabah ebola telah menginfeksi 142 orang di Uganda, dan menyebabkan sedikitnya 56 orang meninggal.


Rencana Pembagian Makanan di Resepsi Pernikahan Kaesang Pangarep, Erick Thohir Minta Masyarakat Antre

1 hari lalu

Rencana Pembagian Makanan di Resepsi Pernikahan Kaesang Pangarep, Erick Thohir Minta Masyarakat Antre

Erick Thohir mengatakan, untuk jenis makanan akan ada produk makanan milik Kaesang Pangarep di antaranya Sang Pisang dan Mangkokku.


Terpopuler: Buwas Pertanyakan Data Beras Kementan, Lowongan Kerja di Astra Honda Motor

1 hari lalu

Terpopuler: Buwas Pertanyakan Data Beras Kementan, Lowongan Kerja di Astra Honda Motor

Berita terpopuler pada Rabu, 7 Desember 2022, dimulai dari Dirut Bulog Budi Waseso atau Buwas yang mempertanyakan data beras Kementerian Pertanian.


Terkini Bisnis: BUMN Siap Stabilkan Harga Pangan, Petani Beras Ingatkan Januari Panen Raya

2 hari lalu

Terkini Bisnis: BUMN Siap Stabilkan Harga Pangan, Petani Beras Ingatkan Januari Panen Raya

Berita terkini dimulai dari Erick Thohir menyatakan perusahaan-perusahaan pelat merah siaga membeli bahan pokok untuk menjaga stok pangan.