Kemenko Marves Proses Izin Pembuangan Limbah Tailing ke Laut

Jodi Mahardi. Twitter.com

TEMPO.CO, Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sedang memproses izin deep-sea mine tailings placement (DTSP) atau penempatan tambang tailing ke dalam laut. Saat ini terdapat empat perusahaan yang mengajukan izin pembuangan limbah tailing ke laut.

“Perizinan masih dalam proses,” ujar Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi, kala dihubungi, Selasa, 21 Juli 2020.

Kementerian sejak awal tahun ini mengkaji proses DTSP di dua kawasan industri nikel berbeda, yakni di Sulawesi Tengah dan Maluku Utara.

Berdasarkan kajian Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) beberapa waktu lalu, proyek pembuangan tailing ini akan menambah kehancuran wilayah pesisir dan pulau kecil di Pulau Obi. Di pulau tersebut terdapat 14 perusahaan tambang nikel yang mengeruk daratan pulau yang memiliki luas 254,2 hektare.

Aktivis lingkungan, Chalid Muhammad, sempat menyarankan Kementerian Kelautan dan Perikanan tidak ikut merestui perusahaan untuk membuang sampah tailing ke laut. “Ini bukan inisiatif Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pembahasannya di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dan belum pernah dibahas di KKP,” tutur Chalid, kemarin.

Menurut Chalid, seandainya pembuangan tailing diizinkan, pemerintah akan mengalami kemunduran. Sebab, di banyak negara, kebijakan DTSP telah dilarang karena merugikan ekosistem. Begitu juga dengan Kanada, yakni negara yang pertama kali memberikan izin DTSP tersebut.

Kepala Departemen Advokasi Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Zenzi Suhadi mengkritik upaya pemerintah mengkaji pembuangan limbah tailing ke laut. Menurut dia, rencana itu sebaiknya segera diurungkan karena akan menyebabkan kerusakan ekosistem dan merugikan nelayan konvensional.

“Kalau tailing dibuang ke laut, yang akan bertahan bisa tangkap ikan hanya kapal kapal besar milik perusahaan. Nelayan kecil akan punah bersamaan dengan matinya ekosistem ZEE (zona ekonomi eksklusif),” ucapnya.

Menjawab kritik tersebut, Jodi mengatakan proses DTSP atau penempatan tambang tailing ke dalam laut menjadi opsi dari pembuangan akhir pencucian asam tingkat tinggi alias high pressure acid leaching (HPAL) yang disesuaikan dengan kondisi dua daerah tersebut.

“Karena di Sulawesi Tengah dan Maluku Utara masih memiliki potensi gempa apabila dilakukan damn tailing di darat,” tutur Jodi.

Untuk menjaga ekosistem, pembuangan limbah diklaim akan menggunakan teknologi yang ramah lingkungan. Jodi memastikan proses DSTP sudah melalui desain dan uji ilmiah oleh pakar berpengalaman, baik di luar maupun dalam negeri.

FRANCISCA CHRISTY ROSANA | AVIT HIDAYAT






Mengenal Limbah B3, Begini Dampak Kerusakan Lingkungan Akibat Limbah Elektronik dan Industri

2 hari lalu

Mengenal Limbah B3, Begini Dampak Kerusakan Lingkungan Akibat Limbah Elektronik dan Industri

Limbah B3 dibagi menjadi limbah elektronik dan fashion. Hal ini menjadi permasalahan utama yang akan menyerang kondisi manusia dan lingkungan dalam keseharian.


Mahasiswa IPB Ciptakan Dry Bath, Bisa Mandi Tanpa Bilas

10 hari lalu

Mahasiswa IPB Ciptakan Dry Bath, Bisa Mandi Tanpa Bilas

Mahasiswa IPB University menciptakan sabun yang tidak perlu dibilas. Disebut ramah lingkungan bisa kurangi limbah cair.


Pemprov DKI Kejar Truk Sedot WC yang Diduga Buang Limbah Sembarangan di Cawang

12 hari lalu

Pemprov DKI Kejar Truk Sedot WC yang Diduga Buang Limbah Sembarangan di Cawang

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta tengah memburu pemilik truk sedot WC yang diduga membuang limbah di kawasan Cawang


Freeport Resmikan Fasilitas Pengolahan Limbah Smelter di Gresik

12 hari lalu

Freeport Resmikan Fasilitas Pengolahan Limbah Smelter di Gresik

PT Freeport Indonesia meresmikan fasilitas pengolahan smelter Pusat Transformasi Bersama (PTB) di Desa Manyarejo, Manyar, Gresik, Jawa Timur.


Dianggap Mirip Padahal Berlainan, Ini 5 Perbedaan Ikan Sidat dan Belut

25 hari lalu

Dianggap Mirip Padahal Berlainan, Ini 5 Perbedaan Ikan Sidat dan Belut

Ikan sidat bentuk tubuhnya mirip seperti belut


Suharso Monoarfa: Indonesia Bisa Raih 2 Trilun USD dari Ekonomi Biru, Apakah Itu?

29 hari lalu

Suharso Monoarfa: Indonesia Bisa Raih 2 Trilun USD dari Ekonomi Biru, Apakah Itu?

Kepala Bappenas Suharso Monoarfa sebut pengelolaan ekonomi biru mendorong Indonesia meraih 2 triliun USD setiap tahun. Apakah blue economy itu?


6 Fakta Unik Ubur-ubur

50 hari lalu

6 Fakta Unik Ubur-ubur

Ubur-ubur miliki fakta yang menarik. Apa sajakah itu?


Ribuan Ikan Naik ke Permukaan Laut, BMKG Bantah Terkait Tsunami dan Gempa

55 hari lalu

Ribuan Ikan Naik ke Permukaan Laut, BMKG Bantah Terkait Tsunami dan Gempa

Tidak ada penelitian yang menunjukkan ikan naik ke permukaan merupakan tanda bahaya gempa bumi atau tsunami.


Dari Kejahatan Perang hingga Cara Komunikasi, Berikut 5 Fakta Menarik Kapal Selam

57 hari lalu

Dari Kejahatan Perang hingga Cara Komunikasi, Berikut 5 Fakta Menarik Kapal Selam

Ada sejumlah fakta menarik mengenai kapal selam yang tidak banyak orang tahu. Apa saja itu?


Apa yang Menyebabkan Kapal Selama Bisa Terapung di Laut?

57 hari lalu

Apa yang Menyebabkan Kapal Selama Bisa Terapung di Laut?

Tak hanya berjalan di dalam air, ternyata kapal selam dapat terapung di atas permukaan air dengan memanfaatkan bobotnya.