4 Fakta Terkait Pembayaran Gaji ke-13 PNS

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pegawai negeri sipil (PNS). TEMPO/Subekti

    Ilustrasi pegawai negeri sipil (PNS). TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembahasan mengenai pembayaran gaji ke-13 untuk pegawai negeri sipil atau gaji ke-13 PNS kembali ramai diberitakan berbagai media di Tanah Air. Yang terbaru adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan pihaknya masih mengevaluasi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2020 sebelum mengambil keputusan terkait gaji ke-13 PNS tersebut.

    Berikut empat fakta terkait pembayaran gaji ke-13 PNS yang dihimpun oleh Tempo:

    1. Jokowi Minta Pembayaran Gaji ke-13 PNS Dikaji Ulang

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Sri Mulyani untuk mengkaji ulang pembayaran Tunjangan Hari Raya (THRP) atau gaji-13 bagi PNS. Informasi ini disampaikan Sri Mulyani dalam rapat bersama Komisi Keuangan DPR.

    “Presiden meminta kami membuat kajian untuk pembayaran, apakah perlu untuk dipertimbangkan lagi, mengingat beban belanja negara yang naik,” kata Sri Mulyani pada Senin, 6 April 2020.

    Rencana itu dia nilai penting dipikirkan ulang karena pendapatan negara berkurang signifikan hingga akhir tahun. Sementara itu, belanja negara telah membengkak untuk penanganan Covid-19 dengan proyeksi defisit APBN mencapai 6,34 persen dari produk domestik bruto atau PDB.

    2. Besaran Gaji ke-13 PNS

    Pemerintah belum mengeluarkan kebijakan terbaru terkaig besaran gaji ke-13 PNS tersebut. Namun bila merunut pada pengalaman tahun lalu, yang menjadi basis adalah Peraturan Pemerintah atau PP Nomor 35 Tahun 2019 tentang Perubahan Ketiga Atas PP Nomor 19 Tahun 2016.

    Dalam beleid itu disebutkan, gaji ke-13 PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara, dan Penerima Pensiun atau Tunjangan diberikan sebesar penghasilan pada bulan Juni. Adapun penghasilan sebagaimana dimaksud diberikan bagi PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri, dan pejabat negara paling sedikit meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan atau tunjangan umum, dan paling banyak meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, dan tunjangan kinerja.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.