Budi Karya Sebut Penumpang Pesawat Rute Domestik Turun 90 Persen

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan sambutan saat Peresmian Stasiun Terpadu di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Rabu, 17 Juni 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan sambutan saat Peresmian Stasiun Terpadu di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Rabu, 17 Juni 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan jumlah penumpang pesawat rute domestik turun 90 persen rata-rata per hari karena pandemi. Penurunan terjadi karena banyak pesawat terparkir di bandara dan tidak beroperasi.

    “Industri penerbangan kini dalam kondisi bertahan di tengah pandemi,” kata Budi Karya seperti dalam keterangan resmi Kementerian, Sabtu, 18 Juli 2020.

    Di samping anjloknya penumpang per hari, Budi Karya menyebut penurunan pergerakan pesawat secara signifikan terjadi bila dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya.

    Dengan kondisi demikian, Budi Karya memandang pelaku industri yang bergerak di sektor transportasi udara harus menciptakan situasi penerbangan yang aman dan nyaman agar kepercayaan masyarakat untuk naik pesawat pulih. Sehingga, upaya tersebut dapat membangkitkan kembali industri penerbangan nasional yang loyo.

    Di samping itu, Budi Karya menilai perlu ada persamaan persepsi antara regulator serta seluruh stakeholder penerbangan agar konsisten melaksanakan aturan, baik di level nasional maupun internasional.

    “Kita jaga agar jangan ada banyak lagi warga yang terpapar Covid-19. Tapi kita juga ingin ekonomi di Indonesia khususnya pergerakan di transportasi yang juga memiliki kerentanan ini bisa ditangani,” ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.