Besok, Sebagian Ruas Tol Jakarta-Cikampek Diberlakukan Buka Tutup

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian mengatur lalu lintas kendaraan di area pemeriksaan kendaraan yang akan masuk ke wilayah DKI Jakarta di KM 47 Tol Cikampek-Jakarta, Jawa Barat, Sabtu, 30 Mei 2020. Kementerian Perhubungan memprediksi potensi lonjakan arus balik lebaran 2020 akan terjadi pada 30 Mei - 1 Juni, sehingga pengawasan di sejumlah titik pemeriksaan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) akan diperketat. ANTARA

    Petugas kepolisian mengatur lalu lintas kendaraan di area pemeriksaan kendaraan yang akan masuk ke wilayah DKI Jakarta di KM 47 Tol Cikampek-Jakarta, Jawa Barat, Sabtu, 30 Mei 2020. Kementerian Perhubungan memprediksi potensi lonjakan arus balik lebaran 2020 akan terjadi pada 30 Mei - 1 Juni, sehingga pengawasan di sejumlah titik pemeriksaan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) akan diperketat. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam rangka meningkatkan kualitas jalan dan kenyamanan serta keamanan pengguna jalan tol, Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division (JTT) akan melakukan pekerjaan rekonstruksi rigid pavement pada Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

    "Dikarenakan lokasi pekerjaan tersebut berada pada tengah lajur, maka pada saat pelaksanaan pekerjaan akan dilakukan skema buka tutup sebagian lajur," kata General Manager Representative Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad, Widiyatmiko Nursejati dalam keterangan tertulis, Sabtu, 18 Juli 2020.

    Menurutnya, pekerjaan rekonstruksi rigid pavement terdiri atas dua titik pekerjaan dengan rincian sebagai berikut:
    1. KM 27+948 sampai dengan KM 28+028 lajur satu arah Cikampek, dengan panjang penanganan 80 meter;
    2. KM 36+050 sampai dengan KM 35+900 lajur dua arah Jakarta, dengan panjang penanganan 150 meter.

    Untuk pekerjaan rekonstruksi KM 27+948 s.d KM 28+028 akan dimulai pada hari Minggu, 19 Juli pukul 22.00 WIB sampai Kamis 23 Juli pukul 04.00 WIB atau sepanjang lima hari kalender. Sedangkan untuk pekerjaan rekonstruksi KM 36+050 sampai KM 35+900 akan dimulai pada hari Senin, 20 Juli pukul 10.00 WIB sampai dengan Sabtu 25 Juli pukul 24.00 WIB atau sepanjang enam hari kalender.

    Representative Office 1 JTT telah menyiapkan mitigasi risiko untuk mengantisipasi kepadatan yang berpotensi terjadi akibat pekerjaan perbaikan jalan tersebut. Mitigasi risiko tersebut berupa penutupan jalur bahu jalan, mempersempit area kerja, persiapan contra flow apabila kondisi sudah padat serta berkoordinasi dengan Kepolisian dalam hal ini Patroli Jalan Raya (PJR) dan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO).

    Untuk memastikan informasi ini diterima dengan baik oleh pengguna jalan, Jasa Marga juga telah melakukan sosialisasi rencana pekerjaan dengan memasang media luar ruang berupa spanduk imbauan pekerjaan dan Variable Message Sign (VMS) di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, baik arah Cikampek maupun arah Jakarta.

    Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat adanya pekerjaan rekonstruksi rigid pavement dimaksud. "Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol, tetap berhati-hati dan menaati rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan," ujar Widiyatmiko.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.