Lantik 10 Pegawai Eselon II, Sri Mulyani Ingatkan Situasi Tak Biasa

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melantik Direktur Jenderal Kekayaan Negara yang baru, Isa Rachmatarwata, untuk menggantikan Sonny Loho di Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, 3 Juli 2017. Tempo/Angelina Anjar Sawitri

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melantik Direktur Jenderal Kekayaan Negara yang baru, Isa Rachmatarwata, untuk menggantikan Sonny Loho di Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, 3 Juli 2017. Tempo/Angelina Anjar Sawitri

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melantik sepuluh pejabat eselon II di lingkup Kementerian Keuangan pada Jumat, 17 Juli 2020. Para pejabat tersebut akan menempati posisi di Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan.

    "Saya Menteri Keuangan dengan ini melantik saudara-saudara dalam jabatan yang baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Saya percaya bahwa saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Semoga Allah SWT tuhan yang Maha Esa bersama kita," ujar Sri Mulyani dalam siaran langsung melalui akun resmi Youtube Kementerian Keuangan.

    Pejabat di Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan yang dilantik dalam kesempatan ini, antara lain Kepala Biro Organisasi dan Ketatalaksanaan Dini Kusumawati, Kepala Biro Sumber Daya Manusia Rukijo, serta Kepala Pusat Sistem Informasi dan Teknologi Keuangan Herry Siswanto. Lalu, Kepala Pusat Analisis dan Harmonisasi Kebijakan Wempi Saputra, serta Tenaga Pengkaji Bidang Perencanaan Strategik Ria Sartika Azahari.

    Berikutnya, pada Direktorat Jenderal Perbendaharaan antara lain Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Aceh Syafriadi, Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Banten Ade Rohman, dan Tenaga Pengkaji Bidang Perbendaharaan Catur Ariyanto Widodo.

    Adapun pada Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, pejabat yang dilantik adalah Sekretaris Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Harry Z. Soeratin dan Direktur Kapasitas dan Pelaksanaan Transfer Bhimantara Widyajala.

    Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani mengingatkan bahwa kondisi saat ini adalah situasi yang tidak biasa dengan masih merebaknya Covid-19 di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dalam situasi ini, ia mengatakan masyarakat masih harus menyesuaikan diri dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

    "Kita memasuki bulan yang keempat untuk Covid-19 semenjak dilakukan deklarasi mengenai pandeminya. Untuk Indonesia, pengaruh dari Covid-19 kepada sektor kesehatan masyarakat secara sosial ekonomi dan keuangan sudah semakin sangat signifikan," ujar dia.

    Oleh karena itu, Sri Mulyani mengingatkan seluruh jajaran di Kemenkeu, baik yang baru saja dilantik, maupun seluruh pegawai yang sedang bertugas bahwa mereka memiliki tanggung jawab yang semakin berat. Salah satu tugasnya, adalah untuk merumuskan kebijakan dan mendesain kebijakan dan implementasinya untuk menangani dan memulihkan kondisi sosial ekonomi masyarakat akibat pandemi.

    "Kami berharap pada hari ini para pejabat yang dilantik adalah mereka yang menyadari pentingnya masa-masa transisi dari kondisi menghadapi Covid kepada suatu kehidupan normal baru atau kehidupan baru yang menyesuaikan karena adanya Covid ini," kata Sri Mulyani.

    CAESAR AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.