DPR Sahkan Doni Primanto Joewono Sebagai Deputi Gubernur BI

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Doni Primanto Joewono. Foto: TVR Parlemen

    Doni Primanto Joewono. Foto: TVR Parlemen

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat pada hari ini mengesahkan Doni Primanto Joewono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia atau Deputi Gubernur BI dalam rapat paripurna ke-19.

    "Setelah mendengarkan masukan, saran dan pendapat dari seluruh fraksi, Rapat Internal Komisi XI DPR RI memutuskan secara musyawarah mufakat untuk Saudara Doni Primanto Joewono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia periode 2020-2025," kata Ketua Komisi XI DPR Dito Ganinduto, Kamis, 16 Juli 2020.

    Selanjutnya Dito mengharapkan agar Rapat Paripurna DPR RI pada hari ini dapat memberikan persetujuan atas hasil pembahasan Pencalonan Deputi Gubernur Bank Indonesia periode 2020-2025. Ketua DPR Puan Maharani lalu membacakan persetujuan atas hasil pembahasan Pencalonan Deputi Gubernur Bank Indonesia periode 2020-2025.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo melalui surat No. R-21/Pres/04/2020 tanggal 17 April 2020, telah mengajukan tiga Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia yang akan menggantikan Saudara Erwin Riyanto yang akan berakhir masa jabatannya pada tanggal 16 Juni 2020. Adapun calon-calon yang diajukan oleh Presiden, yaitu Juda Agung, Aida S. Budiman, dan Doni Primanto Joewono.

    Menindaklanjuti surat tersebut, Rapat Konsultasi Pengganti Rapat Bamus antara Pimpinan DPR RI dan Pimpinan Fraksi-fraksi 19 Juni 2020 memutuskan untuk menugaskan Komisi XI DPR RI melakukan pembahasan terhadap Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia.

    Dalam rangka pemberian persetujuan, Komisi XI telah melaksanakan proses fit and proper test terhadap ketiga Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia. Hal itu untuk meminta para calon melakukan presentasi menyangkut visi, pengalaman, keahlian atau kemampuan, serta hal-hal yang berkaitan dengan moral dan akhlak Deputi Gubernur.

    Doni lahir pada tahun 1965 di Surabaya. Menempuh pendidikan Ekonomi dan Studi Pembangunan Universitas Sebelas Maret (UNS) pada tahun 1988, Doni melanjutkan pendidikan pasca sarjana di Universitas Indonesia jurusan Administrasi pada tahun 2004. Ia memulai karirnya di Bank Indonesia sebagai analis di Departemen Pengelolaan Moneter pada tahun 1991 dan melanjutkan karir di bidang statistik.

    Doni memiliki pengalaman pada bidang ekonomi dan keuangan regional, sistem keuangan,
    manajemen intern, sektor riil dan UMKM, serta strategi organisasi dan manajemen Sumber Daya Manusia. Doni juga telah mengikuti Program Pendidikan LEMHANAS pada tahun 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bahaya dan Manfaat yang Kita Dapat dari Mengkonsumsi Kayu Manis

    Kayu Manis banyak memiliki khasiat yang baik untuk tubuh kita. Namun beberapa jenis penyakit dapat terpicu bila kelewat sering mengonsumsi kayu manis.