Bos Tokopedia: Jumlah Mitra UMKM Naik 2,6 Juta dalam 11 Bulan

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • William Tanuwijaya, CEO Tokopedia.com

    William Tanuwijaya, CEO Tokopedia.com

    TEMPO.CO, JakartaCEO Tokopedia William Tanuwijaya mengatakan selama pandemi Covid-19, ada lonjakan pertumbuhan mitra usaha mikro, kecil, dan menengah di platformnya. Dari catatannya, Mitra UMKM Tokopedia dalam 11 bulan bertambah 2,6 juta.

    "Ini salah satu faktornya adalah karena pandemi ini dengan PSBB banyak bisnis yang tidak bisa beroperasi normal, maka mau tidak mau pemasaran secara online kemudian menjadi menarik," ujar William dalam dalam acara Ngobrol @Tempo yang disiarkan langsung di akun YouTube Tempodotco, Kamis, 16 Juli 2020.

    Transformasi digital itu, menurut William, nyata terlihat bila meninjau pertumbuhan mitra Tokopedia selama ini. Pada Agustus tahun lalu, ia mengatakan perusahaannya genap berusia 10 tahun.

    Namun, dalam satu dekade itu mitra UMKM yang berkumpul di platformnya baru berjumlah 6 juta mitra. Sementara, dalam 11 bulan kemudian jumlah mitra melonjak menjadi 8,6 juta mitra UMKM.

    "Kita bisa melihat dalam 10 tahun hanya 6 juta, tapi dalam 11 bulan nambah 2,6 juta," ujar William. Selama masa pandemi ini, ia mengatakan pelaku UMKM menjadi salah satu yang paling terdampak. Sebab, aktivitas masyarakat berkurang dan orang-orang lebih banyak berkegiatan di rumah. Sehingga, pelaku usaha yang bergantung kepada trafik dan keramaian masyarakat pun usahanya terpukul.

    Dalam situasi ini lah, kata William, lapak online menjadi peluang yang menarik. Pasalnya, ia melihat Tokopedia saja dikunjungi rata-rata 90 juta masyarakat di Indonesia setiap bulannya. Bahkan, setiap bulan, perseroan mencatat transaksi daring sudah terjadi dari 97 persen kecamatan di seluruh Indonesia. "Apalagi di era Presiden Jokowi yang fokus membangun infrastruktur, kami melihat perubahan sangat signifikan."

    Menteri Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Teten Masduki mengatakan transformasi pelaku UMKM ke online menjadi prioritas pemerintah, bahkan sebelum Corona melanda. Ia mengatakan pemerintah sudah mengembangkan pelatihan hingga mengembangkan aplikasi untuk mendorong ekosistem digital UMKM. "Kami ingin jumlah UMKM yang terhubung ke ekosistem digital meningkat dari 8 juta atau 13 persen, menuju ke 10 juta bahkan kita lampaui tahun ini."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Mitos Tentang Garam dan Bagaimana Cara Mensiasatinya

    Tidak makan garam bukan berarti tubuh kita tambah sehat. Ada sejumlah makanan dan obat yang kandungan garamnya meningkatkan risiko serangan jantung.