10 Pembangkit Listrik Kapasitas 555 MW Diresmikan

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. Tempo/Tony Hartawan

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif meresmikan 10 pembangkit listrik dengan total kapasitas 555 megawatt (MW). Pembangkit listrik itu merupakan bagian dari program 35.000 MW.

    Arifin menyebutkan total investasi 10 pembangkit listrik tersebut mencapai Rp 15 triliun dan dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 4.038 orang. Ia berharap dengan ketersediaan energi listrik yang cukup hingga ke pelosok daerah bakal mendukung pertumbuhan industri, baik industri besar maupun kecil di daerah-daerah.

    “Selain untuk kawasan industri, Kementerian ESDM juga memprioritaskan ketersediaan listrik di kawasan ekonomi khusus, pariwisata, sentra perikanan dan lain-lain. Pada dasarnya, keberadaan energi harus dirasakan manfaatnya di seluruh Wilayah Indonesia," ujar Arifin dalam acara peresmian secara virtual, Kamis, 16 Juli 2020.

    Kesepuluh proyek pembangkit yang diresmikan itu adalah PLTP Muara Laboh (80 MW), PLTGU Muara Karang (300 MW), PLTMG Langgur (20 MW), PLTMG Seram (20 MW), PLTM Ambon Peaker (30 MW), dan PLTMG Biak (15 MW). 

    Kemudian PLTMG Biak 2- NCB PT Indonesia Power (10 MW), PLTMG Jayapura Peaker (40 MW), PLTMG Merauke (20 MW), dan PLTMG Merauke 2 - NCB 9 PT Indonesia Power (20 MW).

    Selain itu, turut diresmikan sejumlah proyek ketenagalistrikan yang terdiri atas lima proyek jaringan transmisi yang hampir mencapai 280.000 kilometer sirkit (kms) dan empat proyek gardu induk yang tersebar di seluruh Indonesia mencapai 330 MVA.

    "Selain proyek pembangkit, ada lima jaringan transmisi dan empat proyek gardu induk yang ada di regional Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara.  Terdapat pula 55 jaringan transmisi eksisting dan 60 gardu induk di Jawa, Madura, dan Bali yang semakin bertambah andal dengan beroperasinya PLTGU Muara Karang," kata Direktur Utama PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini.

    Zulkifli menjelaskan sejumlah proyek yang diresmikan pada hari ini merupakan bagian dari proyek 35.000 MW. PLN terus berkomitmen untuk dapat memenuhi hak dasar masyarakat, yaitu mendapatkan akses listrik.

    Di tengah kondisi pandemi Covid-19, PLN berupaya menyelesaikan proyek pembangkit listrik 35.000 MW dan pembangunan jaringan transmisi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.