Batik Air: Perjalanan Dinas PNS Tak Terlalu Dongkrak Okupansi

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penerapan physical distancing di kabin pesawat Batik Air. Foto: Lion Air Group

    Penerapan physical distancing di kabin pesawat Batik Air. Foto: Lion Air Group

    TEMPO.CO, Jakarta - Upaya pemerintah mendongkrak pergerakan penumpang penerbangan melalui perjalanan dinas ke tujuh destinasi wisata diakui belum terlalu menaikkan okupansi maskapai Batik Air. Direktur Utama Batik Air Achmad Lutfie mengatakan porsi penumpang untuk segmen kedinasan kecil.

    “Saya rasa masih tidak terlalu banyak karena tidak mungkin satu kantor berangkat beramai-ramai,” ujar Lutfie saat dihubungi Tempo, Selasa, 14 Juli 2020.

    Lutfie menerangkan, saat ini porsi penumpang terbanyak untuk maskapainya adalah mereka yang berangkat untuk kepentingan pribadi. Meski begitu, dia mengakui adanya perjalanan dinas pegawai negeri sipil atau PNS sedikit memberi angin segar bagi maskapai.

    Musababnya saat ini, arus pergerakan penumpang Batik Air hanya sepertiga dari kondisi normal. Biasanya, kata dia, pada hari-hari sebelum pandemi, maskapai milik Lion Air Group itu bisa mengoperasikan hingga 300 penerbangan. Namun kini jadwal terbang maskapai menyusut menjadi 100 penerbangan.

    “Sebelum corona memang destinasi wisata dan dinas beda. Tapi sekarang diharapkan perjalanan dinas ke tempat wisata. Ya kalau pemerintah memutuskan itu kan alhamdulillah meningkatkan volume,” ucapnya.

    Peningkatan penumpang diharapkan terus terjadi seandainya pemerintah melonggarkan batas maksimal angkutan penumpang per armada yang saat ini ditetapkan 70 persen.

    Pemerintah menggeber pemulihan tujuh destinasi wisata dengan menggenjot tingkat kunjungan melalui perjalanan dinas PNS. Hal itu tertuang dalam surat edaran Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.