Pandemi, Kementan Rilis Kebijakan Terbaru soal Pelaksanaan Kurban

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lapak dagangan kambing kurban di trotoar Jalan K.H. Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu malam, 10 Agustus 2019. TEMPO/Lani Diana

    Lapak dagangan kambing kurban di trotoar Jalan K.H. Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu malam, 10 Agustus 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah menerbitkan surat edaran terbaru yang mengatur pelaksanaan kegiatan kurban tahun ini. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian atau Kementan I Ketut Diarmita menyatakan, kebijakan itu dirilis untuk meningkatkan pengawasan teknis kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner terkait pelaksanaan kegiatan kurban di tengah pandemi Covid-19.

    Ketut menjelaskan, aturan itu mengatur tentang mitigasi risiko atau tindakan untuk mencegah dan meminimalkan penularan Covid-19 dalam pelaksanaan kegiatan kurban di tempat penjualan serta pemotongan hewan kurban.

    Surat Edaran (SE) No.0008 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Kegiatan Kurban Dalam Situasi Wabah Bencana Nonalam Corona Virus Disease (Covid-19) ini juga mengatur fasilitas pemotongan di luar Rumah Potong Hewan Ruminansia atau di luar RPH-R dan di RPH-R.

    Mitigasi risiko yang diatur meliputi jaga jarak (physical distancing). Pengaturan jarak minimal 1 meter, jual beli hewan kurban juga disarankan dengan memanfaatkan teknologi online yang dikoordinir panitia. Sedangkan kegiatan pemotongan hanya dihadiri oleh panitia dan distribusi daging dilakukan oleh panitia ke rumah mustahik.

    Lalu, pemeriksaan kesehatan awal (screening test) dengan melakukan pengukuran suhu tubuh. Jika ditemukan orang yang memiliki gejala covid-19 dilarang masuk ke tempat yang berkegiatan kurban.

    Selain itu, kata Ketut, juga diperlukan juga penerapan higiene sanitasi, yaitu petugas yang berada di area penyembelihan dan penanganan daging dan jeroan harus dibedakan. "Dan harus disediakan fasilitas CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun)/hand sanitizer."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.