Wamendag Sasar Game Online Menjadi Alternatif Produk Ekspor

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga (mengenakan batik) dan Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kementerian Perdagangan Kasan (berkemeja putih) saat mengelar konferensi pers di kantornya. Dalam konferensi itu, Kemendag menjelaskan hasil kunjungan ke Amerika Serikat yang membahas mengenai fasilitas Generalized System Preferences (GSP). Tempo/Dias Prasongko

    Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga (mengenakan batik) dan Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kementerian Perdagangan Kasan (berkemeja putih) saat mengelar konferensi pers di kantornya. Dalam konferensi itu, Kemendag menjelaskan hasil kunjungan ke Amerika Serikat yang membahas mengenai fasilitas Generalized System Preferences (GSP). Tempo/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengungkapkan ada potensi baru dalam meningkatkan ekspor nasional. Menurutnya, Indonesia untuk saat ini terlalu bergantung kepada produk yang tak memiliki nilai tambah untuk dikirim ke luar negeri.

    "Karena game online itu bisa jadi salah satu alternatif produk kita untuk diekspor, selama ini kita mungkin banyak produk ekspor migas dan non migas, produk-produk mentah, setengah mentah," kata dia dalam acara diskusi daring, Senin, 13 Juli 2020.

    Jerry mengatakan, game online bisa dijadikan terobosan lain dalam mendorong ekspor Indonesia. Game online, kata dia, sangat berpotensi karena lebih efisien dan sedikit memerlukan biaya dalam pendistribusiannya.

    Lalu faktor lainnya, ucap Jerry, dalam dunia permainan dapat menghubungkan banyak orang dalam satu aplikasi seperti pelaku hingga konsumen. Melalui game, Jerry mengatakan, tak hanya warga Indonesia yang akan terintegrasi melainkan juga warga dunia.

    Jika berkaca dengan Korea Selatan yang merupakan pemain terbesar game online, Jerry mengatakan, potensi pendapatan yang dapat dihasilkan bagi Indonesia cukup besar. "Itu artinya itu bisa jadi suatu terobosan alternatif, menghasilkan benefit, pemasukan, devisa dan lain sebagainya," ucapnya.

    Indonesia, ucap Jerry, dinilai mampu sebagai pengekspor game online. Karena dirinya mengaku sudah melihat aplikasi digital permainan yang 100 persen dibuat oleh anak bangsa. Oleh karenanya, ke depan akan lebih banyak game online yang dapat diproduksi dan diekspor ke luar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Inpres Jokowi Mencampur Militer dengan Sipil dalam Penerapan Protokol Kesehatan

    Melalui Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Jokowi menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk membantu penerapan protokol kesehatan menghadapi Covid-19.