Kasus Denny Siregar, Telkomsel: Semua Data Pelanggan Aman

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menggelar konferensi pers terkait penangkapan FPH, karyawan Telkomsel, yang diduga membocorkan data pribadi Denny Siregar kepada akun Twitter Opposite6890. Jakarta, 10 Juli 2020. TEMPO/Ahmad Faiz

    Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menggelar konferensi pers terkait penangkapan FPH, karyawan Telkomsel, yang diduga membocorkan data pribadi Denny Siregar kepada akun Twitter Opposite6890. Jakarta, 10 Juli 2020. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) memastikan semua data pelanggan mereka dalam kondisi yang aman. Pernyataan ini disampaikan buntut dari kasus kebocoran data salah satu pelanggan mereka yang juga pegiat media sosial, Denny Siregar.

    "Data pelanggan tetap aman, terjaga kerahasiaannya," kata Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 13 Juli 2020.

    Sebelumnya pada 5 Juli 2020, data pribadi milik Denny Siregar tersebar media sosial. Data milik Denny ini diunggah oleh akun twitter @opposite6891 berupa unggahan foto dan tertulis Access Point Name (APN) Telkomsel.

    Telkomsel melakukan investigasi dan melaporkannya ke polisi. Hasilnya, kebocoran data ini ternyata berasal dari FPH, seorang karyawan outsourcing yang berprofesi sebagai Customer Service (CS) DI Grapari Rungkut Surabaya, Jawa Timur.

    Setyanto mengatakan seorang CS memang diberikan kewenangan untuk mengakses data pelanggan secara terbatas. "Tanpa itu, dia tidak bisa melayani pelanggan dengan baik," kata dia.

    Meski demikian, Telkomsel membantah jika sistem semacam ini rentan terhadap kebocoran. Sebab, sistem di perusahaan ini bisa mendeteksi semua kegiatan yang dilakukan oleh pegawai mereka.

    Kasus kebocoran data Denny Siregar pun dinilai merupakan bukti bahwa sistem bisa langsung mendeteksinya. Namun demikian, Setyanto berjanji akan memperbaiki sistem di perusahaan mereka. "SOP (Standar Operasiona Prosedur) akan kami sempurnakan," kata dia.

    FAJAR PEBRIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Inpres Jokowi Mencampur Militer dengan Sipil dalam Penerapan Protokol Kesehatan

    Melalui Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Jokowi menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk membantu penerapan protokol kesehatan menghadapi Covid-19.