Koperasi Indosurya Prioritas Cairkan Dana Nasabah yang Sakit

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Uang Rupiah. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

    Ilustrasi Uang Rupiah. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

    TEMPO.CO, Jakarta - Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta atau Koperasi Indosurya membuka posko untuk memprioritaskan pengembalian dan pencairan dana khusus bagi nasabah yang tengah dalam penyakit kritis, lansia, dan kesulitan keuangan mendesak.

    "Kami sadar betul, ada anggota yang sangat membutuhkan dana segera, mereka yang sakit kritis, lansia, kami prioritaskan. Karena anggota koperasi banyak di berbagai daerah, juga untuk memudahkan mereka dalam kondisi pandemi Covid-19 ini tak perlu bepergian, berdesakan, kami siapkan website pengaduan, agar bisa mengurus dari rumah atau tempat mereka berada. Buat mereka yang bisa datang, posko di Grha Surya juga terbuka," ujar pendiri Koperasi Indosurya Henry Surya dalam keterangan di Jakarta, Senin, 13 Juli 2020. 

    Henry mengatakan pihaknya melanjutkan posko yang selama ini dibuka untuk berdiskusi dengan nasabah selaku kreditur, menjadi posko pengurusan pencairan dana bagi nasabah prioritas tersebut. Di saat yang sama, Indosurya juga tengah menyiapkan posko secara daring (online), yang bisa diakses anggotanya dari berbagai daerah.

    Ia juga mengapresiasi hasil pemungutan suara (voting) dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tengah pekan lalu dalam lanjutan proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Koperasi Indosurya.

    Voting tersebut menegaskan mayoritas anggota menginginkan berlanjutnya KSP Indosurya. Di persidangan voting menyimpulkan sebanyak 73,41 persen nasabah selaku kreditur menyatakan sepakat rencana perdamaian Koperasi Indosurya. Sedangkan sisanya 26,59 persen menolak damai.

    "Ini di luar proposal perdamaian. Akan kami percepat. Prioritas kami adalah memastikan nasabah atau anggota bisa dikembalikan uangnya," kata Henry.

    Kuasa hukum Koperasi Indosurya Juniver Girsang menegaskan pendirian posko untuk pengembalian dana kreditur yang mendesak merupakan bagian dari komitmen pengurus menyelesaikan perdamaian.

    "Kami melihat antusiasme debitur dengan hadirnya Henry Surya. Komitmen ini dibuktikan dengan kehadirannya langsung dalam rapat perdamaian. Komitmen ini juga dikuatkan dengan akan mendahulukan pencairan bagi kreditur lansia, dan yang sakit," ujar Juniver.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.