14 Jenis Ikan Terancam Punah Jika Benih Lobster Dieksploitasi

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Benih lobster. Foto: KKP

    Benih lobster. Foto: KKP

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Departemen Advokasi Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Zenzi Suhadi khawatir pembukaan keran ekspor benih lobster alias benur akan memicu terjadinya eksploitasi. Selanjutnya, eksploitasi ini bukan hanya akan memusnahkan lobster, tapi juga 14 jenis ikan lainnya.

    “Karena rantai makanan yang terkait dengan lobster ini ada 14 jenis ikan. Semuanya berkontribusi terhadap makanan satu sama lain,” ujar Zenzi saat ditemui Tempo di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Juli 2020.

    Berdasarkan penelitian Walhi, dalam beberapa bulan ke belakang, di Perairan Bengkulu, 14 jenis ikan yang rantai makanannya terkait dengan lobster adalah ikan gebur, ikan marlin, ikan karang, ikan tudak, ikan tongkol, ikan keling, dan ikan tuhuk. Lalu, ikan tuna, ikan kakap, ikan selar, ikan kurau, ipun ikan, ipun udang, dan upun senggugu.

    Zenzi mengungkapkan, saat telur lobster menjadi larva, sekian persen di antaranya akan dimakan oleh ikan-ikan lain yang berada di sekitarnya. Begitu pula sebaliknya, ketika benur menjadi lobster, ia akan memburu ikan-ikan kecil yang hidup di sekelilingnya sebagai makanan. Artinya, gambaran rantai makanan ini terjadi saling-silang.

    Sedangkan bayi yang tumbuh besar menjadi lobster merupakan benih paling aktif lantaran mampu berkamuflase di habitatnya. Bila dihitung, jumlahnya sekitar 1 persen dari total telur yang ditetaskan oleh induk lobster.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.