Data Denny Siregar Bocor, Tagar Boikot Telkomsel Viral di Twitter

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menggelar konferensi pers terkait penangkapan FPH, karyawan Telkomsel, yang diduga membocorkan data pribadi Denny Siregar kepada akun Twitter Opposite6890. Jakarta, 10 Juli 2020. TEMPO/Ahmad Faiz

    Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menggelar konferensi pers terkait penangkapan FPH, karyawan Telkomsel, yang diduga membocorkan data pribadi Denny Siregar kepada akun Twitter Opposite6890. Jakarta, 10 Juli 2020. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengguna media sosial beramai-ramai mencuitkan tulisan bertagar boikot Telkomsel (#boikotTelkomsel) untuk merespons bocornya data pengguna milik pegiat media sosial, Denny Siregar. Cuitan itu viral dan sempat bertengger di urutan pertama topik yang paling populer di Twitter pada Jumat petang, 10 Juli 2020.

    Pada Sabtu pagi, 11 Juli 2020, #boikotTelkomsel masih menduduki posisi keempat. Topik ini bahkan sampai dicuitkan sebanyak 8.272 kali.

    Rata-rata warganet mengunggah tangkapal layar nukilan berita bocornya data Denny disertai kalimat-kalimat imbauan agar pengguna berhati-hati. Akun @Amox1L1N, misalnya, menuliskan pesan berikut.

    "The biggest provider telecom Indonesia cannot protect customer data. Level outsourcing workee can stealing data? Becarefull with your data. Youre family in danger." (Penyedia layanan telekomunikasi terbesar di Indonesia tidak dapat melindungi data pelanggan. Pekerja outsourcing dapat mencuri data? Hati-hati dengan data Anda. Keluarga Anda dalam bahaya).

    Pengguna Twitter lainnya menunjukkan kekecewaan terhadap bocornya data Telkomsel. Hal ini seperti yang dicuitkan oleh @03__nakula.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Inpres Jokowi Mencampur Militer dengan Sipil dalam Penerapan Protokol Kesehatan

    Melalui Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Jokowi menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk membantu penerapan protokol kesehatan menghadapi Covid-19.