Salip PUPR, Mengapa Nilai Aset Tetap Kemenhan Jadi Tertinggi?

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dan Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko, saat meninjau pesawat nirawak UAV Medium Altitude Long Endurance (MALE) buatan nasional, di Gedung Kementerian Pertahanan, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis, 23 Januari 2020. Tempo/Egi Adyatama

    Presiden Joko Widodo bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dan Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko, saat meninjau pesawat nirawak UAV Medium Altitude Long Endurance (MALE) buatan nasional, di Gedung Kementerian Pertahanan, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis, 23 Januari 2020. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Barang Milik Negara (BMN) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Encep Sudarwan mengungkapkan Kementerian Pertahanan memilik nilaii aset tetap tertinggi di antara kementerian atau lembaga lainnya.

    Sebelumnya, aset tetap Kementerian PUPR menduduki posisi teratas di Indonesia. “Sekarang kesalip oleh Kementerian Pertahanan karena aset-aset yang dulunya di pinggir kota sekarang di tengah kota. Jadi nilainya meningkat. Kemudian juga pembenahan aset-aset yang tadinya tidak tercatat sekarang tercatat,” katanya dalam diskusi daring di Jakarta, Jumat, 10 Juli 2020. 

    Kemenhan memiliki nilai aset tetap mencapai Rp 1.645,56 triliun atau 27,66 persen dari total nilai aset barang milik negara (BMN).

    Adapun posisi kedua ditempati Kementerian PUPR dengan nilai aset tetap sebesar Rp 1.564,61 triliun yang merupakan 26,3 persen dari total nilai aset BMN.

    Kemudian peringkat ketiga adalah Kementerian Sekretariat Negara dengan nilai aset tetap sebesar Rp 675,41 triliun atau 9,67 persen dari total nilai aset BMN di Indonesia.

    Keempat adalah Kementerian Perhubungan Rp 493,9 triliun atau 8,3 persen dari total nilai aset BMN. Kelima yakni Kementerian Ristek dan Dikti sebesar Rp 399,97 triliun atau 6,72 persen dari total nilai aset BMN.

    Keenam adalah Polri Rp 295,66 triliun yang merupakan 4,97 persen dari total nilai aset BMN. Ketujuh Kementerian Keuangan sebesar Rp 114,5 triliun atau 1,92 persen dari total nilai aset BMN.

    Kedelapan adalah Kementerian Agama sebesar Rp 98,73 triliun atau 1,66 persen dari total nilai aset BMN. Kesembilan yakni Kementerian Kesehatan Rp 94,19 triliun atau 1,58 persen dari total nilai aset BMN.

    Terakhir yaitu Kementerian Pertanian dengan nilai aset tetap sebesar Rp84,09 triliun yang merupakan 1,41 persen dari total nilai aset BMN.

    Sementara itu, Encep menuturkan untuk Gelora Bung Karno (GBK) memiliki total aset mencapai Rp 347 triliun yang terdiri dari bangunan dan tanah sehingga menjadi kompleks dengan nilai aset tertinggi di Indonesia.

    “GBK pasti tinggi karena lokasinya di pusat kota. Aset GBK karena di kota jadi nilainya Rp 347 triliun. Kompleks dengan nilai tertinggi di Indonesia,” ujarnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.