Rupiah Melemah Lagi Dibayangi Naiknya Kasus Covid-19

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan bank mengitung uang 100 dolar amerika di Bank Mandiri Pusat, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020. Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa, semakin tertekan dampak wabah COVID-19. Rupiah ditutup melemah 240 poin atau 1,61 persen menjadi Rp15.173 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.933 per dolar AS. TEMPO/Tony Hartawan

    Karyawan bank mengitung uang 100 dolar amerika di Bank Mandiri Pusat, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020. Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa, semakin tertekan dampak wabah COVID-19. Rupiah ditutup melemah 240 poin atau 1,61 persen menjadi Rp15.173 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.933 per dolar AS. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan ditutup melemah. Pelemahan rupiah masih dibayangi kekhawatiran terus naiknya jumlah kasus pandemi COVID-19.

    Rupiah Jumat sore ditutup melemah 40 poin atau 0,28 persen menjadi Rp14.435 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.395 per dolar AS. "Saya lihat sentimen kekhawatiran pasar terhadap peningkatan penularan COVID-19 masih bertahan hingga sore ini," kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Jumat, 10 Juli 2020.

    Ariston menuturkan, tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun masih melanjutkan penurunannya hingga ke level 0,586 persen. Pagi tadi, imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun terlihat tertekan ke kisaran 0,615 persen, turun sekitar tujuh persen dari penutupan perdagangan hari Rabu kemarin, 8 Juli 2020.

    "Artinya kekhawatiran pasar masih tinggi, sehingga pasar mengalihkan sebagian asetnya ke aset aman dolar AS," ujar Ariston.

    Pada pekan depan, lanjut Ariston, sentimen nilai tukar masih akan relatif sama dengan pekan ini ditambah sentimen dari rilis neraca perdagangan Juni dan pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia.

    Rupiah pada pagi hari dibuka melemah di posisi Rp14.400 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.400 per dolar AS hingga Rp14.426 per dolar AS.

    Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.501 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.446 per dolar AS.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.