Kemenhub Larang Warga Bermain Layang-layang di Dekat Bandara

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga bersiap menerbangkan layang-layang di tanah kosong di kawasan Serpong di hari terakhir PSBB jilid 3 di Kota Tangerang Selatan, Ahad, 14 Juni 2020. Sejumlah warga terlihat kurang disiplin dengan tidak mengenakan masker dan menjaga jarak. Tempo/Nurdiansah

    Warga bersiap menerbangkan layang-layang di tanah kosong di kawasan Serpong di hari terakhir PSBB jilid 3 di Kota Tangerang Selatan, Ahad, 14 Juni 2020. Sejumlah warga terlihat kurang disiplin dengan tidak mengenakan masker dan menjaga jarak. Tempo/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Musim layangan di masa liburan sekolah membuat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali mengingatkan masyarakat tidak bermain layang-layang, sinar laser maupun menerbangkan balon udara tanpa izin dekat bandara di seluruh Indonesia. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto menerangkan, wilayah di sekitar bandara adalah Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP).

    KKOP adalah wilayah daratan ataupun perairan serta ruang udara di sekitar bandar udara yang digunakan untuk kegiatan operasi penerbangan, sehingga dilarang untuk melakukan kegiatan tanpa seizin dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melalui Kantor Otoritas Bandar Udara.

    “Masyarakat memiliki peranan yang penting dalam menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa kesadaran masyarakat untuk menjaga dua aspek ini masih rendah. Contohnya dengan masih adanya laporan masyarakat yang bermain layang-layang di sekitar wilayah bandara,” kata Novie, Jumat 10 Juli 2020.

    Kemenhub sempat menertibkan masyarakat yang bermain layang-layang di sekitar wilayah Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Padahal, bermain layang-layang di sekitar kawasan KKOP yang sangat membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan.

    Novie mengatakan, pesawat dapat menabrak atau tertabrak layangan dan masuk ke mesin pesawat. Adapun jika warga bermain di landasan pacu dapat menghalangi pendaratan dan lepas landas.

    “Untuk itu, kami mengharapkan agar masyarakat luas bersama-sama mematuhi aturan yang telah ditetapkan, tujuannya untuk keselamatan penerbangan sehingga meminimalisir ancaman keselamatan penerbangan. Secara tidak langsung juga memudahkan penyelenggara bandara/pengelola bandara serta stakeholder dapat menjalankan fungsinya dengan baik,” Novie berharap.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bandingkan Ledakan di Beirut dengan Bom Atom Hiroshima Nagasaki

    Pemerintah Lebanon meyakini ledakan di Beirut disebabkan 2.750 ton amonium nitrat. Banyak orang membandingkannya dengan bon atom Hiroshima Nagasaki.