Investor Ambil Untung, IHSG Melemah 23,38 Poin

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi yang terlemah dibandingkan dengan bursa saham di Asia hingga sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (17/3). Hingga pukul 12.00 WIB, IHSG atau Jakarta Composite Index menjadi yang terlemah dengan koreksi sebesar persen atau poin ke level 4.478,55. Kejatuhan ini menjadi yang terlemah sejak Januari 2016. TEMPO/Tony Hartawan

    Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi yang terlemah dibandingkan dengan bursa saham di Asia hingga sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (17/3). Hingga pukul 12.00 WIB, IHSG atau Jakarta Composite Index menjadi yang terlemah dengan koreksi sebesar persen atau poin ke level 4.478,55. Kejatuhan ini menjadi yang terlemah sejak Januari 2016. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup melemah dipicu aksi ambil untung oleh investor.

    IHSG ditutup melemah 23,38 poin atau 0,46 persen ke posisi 5.052,79. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 7,05 poin atau 0,89 persen menjadi 789,54.

    "Hari ini tidak terdapat data makroekonomi baik dari domestik maupun global yang memberikan high positive market impact. Ditambah lagi dengan adanya peningkatan jumlah kasus pengidap COVID-19 dalam skala mondial dan menjadi potensi COVID-19 second wave, membuat para pelaku pasar lebih cenderung mengambil aksi profit taking," kata analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama di Jakarta, Kamis, 9 Juli 2020.

    Dibuka menguat, IHSG nyaman berada di teritori positif pada sesi pertama perdagangan. Pada sesi kedua, IHSG perlahan menurun hingga ditutup di zona merah.

    Secara sektoral, delapan sektor terkoreksi dimana sektor infrastruktur turun paling dalam yaitu minus 0,85 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor industri dasar masing-masing minus 0,69 persen dan minus 0,54 persen.

    Sedangkan dua sektor meningkat yaitu sektor pertanian dan sektor pertambangan masing-masing sebesar 0,99 persen dan 0,48 persen.

    Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau "net foreign buy" sebesar Rp131,43 miliar.

    Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 735.489 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 10,53 miliar lembar saham senilai Rp9,17 triliun. Sebanyak 195 saham naik, 205 saham menurun, dan 175 saham tidak bergerak nilainya.

    Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 106,02 poin atau 0,47 persen ke 22.544,67, indeks Hang Seng naik 80,98 poin atau 0,31 persen menjadi 26.210,16, dan indeks Straits Times melemah 11,54 poin atau 0,43 persen ke 2.657,95.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa Efek Buruk Asupan Gula Berlebih Selain Jadi Penyebab Diabetes dan Stroke

    Sudah banyak informasi ihwal efek buruk asupan gula berlebih. Kini ada satu penyakit lagi yang bisa ditimbulkan oleh konsumsi gula berlebihan.