Jokowi Minta 10 Juta UMKM Terhubung Ekosistem Digital

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat Webinar Nasional Pembayaran Sehat Menggunakan QR Code Indonesian Standard (QRIS) di Masa Pandemi COVID-19 dan New Normal di Jakarta Rabu (24/6/2020)

    Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat Webinar Nasional Pembayaran Sehat Menggunakan QR Code Indonesian Standard (QRIS) di Masa Pandemi COVID-19 dan New Normal di Jakarta Rabu (24/6/2020)

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan bahwa dirinya mendapat penugasan khusus dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk mempercepat koneksi Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) dengan sistem online. Ia mengatakan, dengan kondisi pandemi Covid-19 ini para pelaku UMKM harus memanfaatkan momentum ini dengan segera masuk pasar digital.

    "Untuk arahan Presiden (Jokowi) kepada kami di tahun 2020 harus tercapai 10 juta UMKM masuk atau terhubung ke ekosistem digital atau ada penambahan  dari kondisi awal tahun 2020," kata dia saat diskusi daring, Kamis 9 Juli 2020.

    Guna bertahan pada kondisi pandemi, kata Teten, pelaku UMKM harus bisa menciptakan inovasi produk dan bisa melakukan pembaruan. Sebab, setelah pandemi, kebiasaan konsumen ikut berubah seiring dengan adanya kebiasaan baru. Oleh karenanya, orang banyak yang berbelanja melalui platform digital dan memanfaatkan jasa pengiriman untuk mendapatkan barang yang diinginkan.

    Dengan platform digital, Teten memprediksi akan ada peningkatan valuasi ekonomi Indonesia yang signifikan. "Jadi ekonomi digital yang luar biasa dengan market yang juga luar biasa pula yang 260 juta (penduduk Indonesia). Saya kira ini yang perlu kita manfaatkan ke depan dan di tengah pandemi," tuturnya.

    Pemerintah telah meluncurkan penjaminan kredit modal kerja untuk UMKM dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi nasional. PT Jamkrindo dan PT Askrindo telah ditugaskan melalui Keputusan Menteri Keuangan untuk menjamin pelaku usaha UMKM atas kredit modal kerja yang diberikan oleh perbankan.

    Kemudian untuk total dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) untuk Koperasi dan UMKM sebesar Rp 123,46 triliun itu terbagi ke beberapa pos antara lain, Rp 35,28 triliun untuk subsidi bunga, dan belanja imbal jasa penjaminan sebesar Rp 5 triliun. Kemudian 2,4 triliun untuk PPh final yang ditanggung pemerintah, lalu Rp 78,78 triliun untuk penempatan dana restrukturisasi.

    EKO WAHYUDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Inpres Jokowi Mencampur Militer dengan Sipil dalam Penerapan Protokol Kesehatan

    Melalui Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Jokowi menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk membantu penerapan protokol kesehatan menghadapi Covid-19.