IHSG Dibuka di Zona Hijau, Terkerek 0,31 persen

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas di hari pertama perdagangan saham di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. IHSG naik 84,68 poin (1,36%) ke 6.293,801. TEMPO/Tony Hartawan

    Aktivitas di hari pertama perdagangan saham di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. IHSG naik 84,68 poin (1,36%) ke 6.293,801. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berada di zona hijau pada pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu, 8 Juli 2020, pagi ini. 

    Melansir data RTI, pukul pada 09.04 WIB, IHSG berada pada level 5.002,5 atau naik 15,5 poin (0,31 persen) dibanding penutupan sehari sebelumnya. Kemarin, Selasa 7 Juli 2020, IHSG ditutup di posisi 4.987,0 pada akhir perdagangan.

    Sebanyak 125 saham terpantau melaju di zona hijau dan 75 saham di zona merah di bursa. Sedangkan 138 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat mencapai Rp 256,8 miliar dengan volume 347,0 juta saham.

    Director PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pola gerak IHSG masih berada dalam rentang yang cukup terbatas. Namun, IHSG resisten level terdekat sedang berusaha ditembus dan berusaha digeser ke arah yang lebih baik.

    Fluktuasi nilai tukar rupiah serta harga komoditas serta jelang rilis data perekonomian tingkat penjualan eceran, kata dia, masih akan turut mewarnai pergerakan IHSG pada hari ini. "Hari ini IHSG masih berpotensi terkonsolidasi," kata William dalam keterangan tertulis, Rabu. 

    William memperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 4.789 hingga 5.018 hari ini. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Bansos Rp 31 Triliun untuk 13 Juta Pekerja Bergaji di Bawah Rp 5 Juta

    Airlangga Hartarto memastikan pemberian bansos untuk pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta. Sri Mulyani mengatakan anggaran bansos hingga Rp 31 triliun.