Sri Mulyani: Pandemi Jadi Momentum Reformasi Teknologi

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan pemaparan saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 29 Juni 2020. Rapat kerja tersebut beragenda mendengarkan penjelasan tentang PMK No. 70/PMK.05/2020 tentang penempatan uang negara pada bank umum dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan pemaparan saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 29 Juni 2020. Rapat kerja tersebut beragenda mendengarkan penjelasan tentang PMK No. 70/PMK.05/2020 tentang penempatan uang negara pada bank umum dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, JakartaMenteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebutkan masa krisis saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan reformasi dengan pemanfaatan teknologi. “Semua ini akan dapat dilakukan karena saat ini teknologi berperan penting dalam kehidupan masyarakat luas,” kata dia dalam webinar Bank Dunia, dinukil dari keterangan tertulis, Selasa, 7 Juli 2020.

    Sri Mulyani mengatakan Covid-19 telah mempengaruhi masyarakat hingga level akar rumput. Namun, teknologi dapat menyelamatkan sebagian ekonomi dengan konversi bisnis offline ke online atau e-commerce, yang berpotensi  dapat menyumbang pemasukan pajak.

    Untuk itu, Pemerintah fokus dalam mendukung sektor prioritas yaitu kesehatan, perlindungan sosial, dan sektor riil, terutama usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Meskipun demikian, masih terdapat kendala terbesar terkait data per orang maupun data UMKM terdampak.

    Oleh karena itu, Sri Mulyani mengatakan pembaharuan data penting untuk dilakukan selaras dengan pemanfaatan teknologi. Misalnya dalam hal data perpajakan, teknologi dapat meningkatkan kepatuhan pajak dengan kemudahan menyampaikan SPT secara online serta kecepatan dan ketepatan proses pengembalian pajak.

    Menurut Sri Mulyani, teknologi dapat membantu mengurangi korban pandemi, misalnya teknologi ventilator untuk kuratif, vaksin untuk preventif, aplikasi dokter online, dan lainnya. Teknologi juga dapat membantu pelaksanaan pendidikan yang terhambat pandemi, dengan belajar secara aman dari rumah dengan ICT.

    “Teknologi bisa bantu kita. Reformasi di bidang kesehatan dan pendidikan di Indonesia akan bergantung pada penggunaan teknologi. Sekarang saya transfer uang langsung ke sekolah atau puskesmas. Mereka bisa menggunakan anggarannya menggunakan aplikasi. Semua yang mereka butuhkan, material untuk kesehatan dan pendidikan akan masuk ke aplikasi," ujar Sri Mulyani.

    Sri Mulyani tidak memungkiri penggunaan teknologi memang tidak akan menyelesaikan semua masalah, namun bisa meringankan beban yang tidak efisien. Penggunaan teknologi juga bisa digunakan untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil mendukung pembangunan yang lebih inklusif.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa Efek Buruk Asupan Gula Berlebih Selain Jadi Penyebab Diabetes dan Stroke

    Sudah banyak informasi ihwal efek buruk asupan gula berlebih. Kini ada satu penyakit lagi yang bisa ditimbulkan oleh konsumsi gula berlebihan.