Pagi Ini Rupiah Menguat ke Level Rp 14.465 per Dolar AS

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menghitung rupiah di VIP kawasan Cikini, Jakarta, Rabu, 6 Februari 2019. Kurs rupiah menguat ke posisi Rp 13.947 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Rabu, 6 Februari 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    Petugas menghitung rupiah di VIP kawasan Cikini, Jakarta, Rabu, 6 Februari 2019. Kurs rupiah menguat ke posisi Rp 13.947 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Rabu, 6 Februari 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi, 7 Juli 2020, menguat dipicu pasar yang masih berharap ekonomi akan membaik di tengah pandemi Covid-19.

    Pada pukul 9.51 WIB, rupiah menguat 58 poin atau 0,4 persen menjadi Rp 14.465 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.523 per dolar AS.

    Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan rupiah masih berpotensi menguat terhadap dolar AS hari ini dengan sentimen positif yang mendorong penguatan indeks saham AS semalam.

    "Pelaku pasar masih merespons positif potensi pemulihan ekonomi global dengan membaiknya data-data ekonomi yang baru dirilis," ujar Ariston.

    Pada Senin kemarin, beberapa data ekonomi dari negara maju menunjukkan aktivitas ekonomi yang sudah bertumbuh atau bahkan sudah mulai pulih seperti Jerman dan Zona Euro yang melaporkan peningkatan penjualan ritel selama Mei.

    Sedangkan Inggris melaporkan peningkatan aktivitas konstruksi di Juni, dan AS yang melaporkan pulihnya aktivitas sektor jasa di Juni.

    Selain itu, kebijakan Bank Indonesia yang memberikan stimulus dengan membeli obligasi pemerintah untuk membantu mendanai APBN, juga bisa memberikan sentimen positif untuk rupiah karena ini salah satu upaya membantu memulihkan ekonomi di tengah pandemi.

    "Namun demikian, di sisi lain, pasar masih mewaspadai peningkatan laju penularan Covid-19 di dunia yang masih membebani pergerakan aset berisiko," kata Ariston.

    Ariston memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp 14.400 per dolar AS hingga Rp 14.570 per dolar AS.

    Pada Senin lalu, rupiah menguat 33 poin atau 0,22 persen menjadi Rp 14.490 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.523 per dolar AS.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.