Ada Kasus Corona, Kemenperin Dorong Unilever Tetap Beroperasi

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Unilever. REUTERS/Philippe Wojaze

    Logo Unilever. REUTERS/Philippe Wojaze

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Abdul Rochim mendorong Unilever tetap mengoperasikan pabriknya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Meskipun terdapat satu karyawan yang dinyatakan positif COVID-19, diyakini Unilever dapat menjaga keamanan operasional pabrik dengan taat protokol.

    "Setelah diketahui terdapat karyawan yang positif COVID-19 pada salah satu pabrik milik Unilever di Cikarang, maka sesuai Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 4 tentang Pelaksanaan Operasional Pabrik Dalam Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat COVID-19, Kemenperin tetap akan mendorong perusahaan untuk beroperasi," kata Rochim saat dihubungi di Jakarta, Jumat 3 Juli 2020.

    Rochim menyampaikan, pihak Kemenperin akan mengadakan konferensi video dengan Unilever yang dijadwalkan berlangsung hari ini, Jumat. "Pukul 15.00 akan dilakukan konferensi video dengan perusahaan," tambah Rochim.

    Sebelumnya, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman mengonfirmasi bahwa seorang karyawan dari salah satu anggotanya yakni Unilever, dinyatakan positif COVID-19.

    Namun, Adhi mengatakan bahwa perusahaan multinasional tersebut telah menerapkan protokol kesehatan yang tepat dalam menangani munculnya kasus positif COVID-19 di salah satu pabrik unit usaha milik Unilever di Cikarang.

    "Kami sudah konfirmasi bahwasanya terdapat seorang karyawan positif COVID-19. Kemudian, perusahaan memutuskan untuk melakukan tes PCR kepada seluruh karyawan dan ditemukan 19 Orang Tanpa Gejala positif COVID-19," kata Adhi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Inpres Jokowi Mencampur Militer dengan Sipil dalam Penerapan Protokol Kesehatan

    Melalui Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Jokowi menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk membantu penerapan protokol kesehatan menghadapi Covid-19.