Mendag Jamin Stok Pangan Aman Saat New Normal

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berbelanja kebutuhan pangan di salah satu Pasar Tradisional, Bandung, Jawa Barat, Rabu 20 Mei 2020. Warga mulai ramai berbelanja langsung di sejumlah pasar tradisional di Kota Bandung guna menambah stok kebutuhan pangan jelang Lebaran meskipun masa PSBB Kota Bandung diperpanjang hingga 29 Mei 2020. ANTARA FOTO/Novrian Arbi

    Warga berbelanja kebutuhan pangan di salah satu Pasar Tradisional, Bandung, Jawa Barat, Rabu 20 Mei 2020. Warga mulai ramai berbelanja langsung di sejumlah pasar tradisional di Kota Bandung guna menambah stok kebutuhan pangan jelang Lebaran meskipun masa PSBB Kota Bandung diperpanjang hingga 29 Mei 2020. ANTARA FOTO/Novrian Arbi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan atau Mendag Agus Suparmanto meminta di masa pandemi ini masyarakat tak berbelanja komoditas secara berlebihan dan mengkhawatirkan stok komoditas bahan pangan.

    “Kami menjamin ketersediaan pasokan dan stok barang kebutuhan pokok masyarakat aman dengan harga yang terjangkau,” ujar Agus Suparmanto di Yogyakarta Kamis 2 Juli 2020.

    Agus menuturkan saat ini Kementerian Perdagangan gencar mendorong pasar rakyat beroperasi kembali dengan mengedepankan protokol kesehatan. “Pengelola pasar, pedagang, sampai pembeli harus disiplin mengimplementasikan protokol kesehatan,” ujarnya.

    Agus menambahkan, Kementerian Perdagangan telah melakukan refocusing dan realokasi anggaran percepatan penanggulangan Covid-19. Salah satu bentuknya penyaluran bantuan alat dan sarana kesehatan bagi pedagang dan pembeli di 157 pasar rakyat di Indonesia. Bantuan itu totalnya senilai Rp 5,4 miliar.

    “Dari 157 pasar rakyat yang jadi sasaran itu, untuk DI Yogyakarta bantuan dialokasikan ke tujuh pasar rakyat,”ujar Agus.

    Agus memaparkan, perekonomian Indonesia harus bangkit. Sendi-sendi perekonomian harus bergerak dengan dibukanya kembali aktivitas perdagangan, khususnya pusat perbelanjaan dan pasar rakyat.

    Sehingga hasil panen petani dan produk UMKM kembali tersalurkan. “Kami yakin perekonomian segera bangkit. Kebutuhan konsumsi ini kan mempengaruhi PDB (Pendapatan Domestik Bruto) yang sangat besar. Itulah yang menjadi peluang besar mendukung kegiatan aktivitas perdagangan,” ujar Agus.

    Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menuturkan tidak ada pilihan lain untuk membangkitkan ekonomi pasca pandemi selain menggerakkan roda perekonomian.

    Sultan mengatakan pihaknya juga mempersilahkan seluruh sektor perekonomian di DIY bisa beroperasi lagi. Asalkan tetap mematuhi protokol kesehatan dan melaksanakan scan QR Code agar memudahkan tracing.

    “Silahkan membuka hotel, rumah makan, obyek wisata. Tapi tetap harus menggunakan protokol kesehatan,” ujar Sultan.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.